
Jurnalis: St Mulkia Nasira B
Editor: Mardiwansyah
Unsulbar News, Majene. Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dan Penjaminan Mutu (LPPM-PM) Universitas Sulawesi barat (Unsulbar), Dr Ir Abdul Kadir Paloloang mengadakan Coaching Clinic untuk Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT) 2018. Menghadirkan pemateri dari Kementerian riset teknologi dan pendidikan tinggi (Kemenristekdikti), kurang lebih 40 dosen peneliti Unsulbar yang hadir di gedung LPPM-PM Unsulbar (22/04).
Menurut Abdul Kadir Coaching Clinic diadakan karena jumlah proposal yang lolos seleksi CPPBT 3 tahun terakhir ini sangatlah sedikit. Tahun lalu misalnya, tidak ada satu pun usulan proposal yang lolos pendanaan, kalaupun ada berhasil lolos, hanya 1 saja seperti tahun ini.
Ia berharap dengan adanya kegiatan yang akan digelar dua hari ini, kedepannya jumlah proposal yang lolos pendanaan tidak hanya satu, tetapi lebih banyak lagi. “Saya sengaja mendatangkan ini (pemateri) dari pihak RISTEKDIKTI untuk melakukan Coaching Clinic, dengan harapan mudah-mudahan di tahun yang akan datang kita dapat mendapatkan lebih banyak proposal (lolos),” ungkapnya.
Sejalan dengan Abdul kadir Ir Tendriware M.Si mengatakan dengan diadakannya Coaching Clinic ini dapat memberikan pengetahuan yang baru kepada dosen peneliti, hal-hal apa saja yang akan meloloskan proposal yang diajukan di tahun yang akan datang. Lebih lanjut ia berharap agar Coaching ini ke depannya akan berdampak positif bagi dosen dan meningkatkan jumlah proposal yang lolos. “Mudah-mudahan tahun depan dengan adanya Coaching ini bisa lebih dari satu judul proposal yang lolos,” ungkapnya dosen peneliti itu.
