Pansel Akan Verifikasi Berkas 5 Pendaftar Bakal Calon Rektor Unsulbar

Pansel Pilrek Unsulbar saat menerima pendaftar Bakal Calon Rektor Unsulbar di Sekretariat Pansel Pilrek, LPPM Unsulbar beberapa waktu lalu/Foto: Dokumentasi Pribadi/Putra Mutawakkil/Mandarnews.com

Jurnalis : Masdin

Unsulbar News, Majene — Lima nama telah terjaring pada tahap pendaftaran Bakal calon (Balon) untuk pemilihan Rektor Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Periode 2023-2027.

Selanjutnya, berkas dari lima pendaftar akan diverifikasi oleh Panitia seleksi (Pansel). Hal tersebut sebagaimana dikatakan Ketua Pansel Pemilihan Rektor Unsulbar, Dr Hafsah Nirwana, ST MT.

“Sekarang ini kita masuk tahap seleksi administrasi dan verifikasi dokumen bakal calon,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Gedung Fakultas Teknik Unsulbar, Kamis (12/1/2022) siang.

Berdasarkan jadwal diterima Unsulbar News, tahapan verifikasi ini berlangsung 24-26 Januari 2023.

“Di jadwal itu ada jarak seminggu, untuk antisipasi perpanjangan jika pendaftar tidak cukup empat,” tambah Dr Hafsah, juga Dekan Fakultas Teknik Unsulbar itu.

Baca juga : Ini Dia Panitia Seleksi Pemilihan Rektor Unsulbar Periode 2023 – 2027

Pada tahap verifikasi ini, pendaftar akan diminta melengkapi berkasnya apabila ada yang kurang. Tentu sesuai jangka waktu yang telah ditentukan.

“Kalo ada berkasnya yang kurang kita akan minta untuk dilengkapi. Misalnya ada yang kelupaan, jadi panitia akan menyampaikan jika ada yang kurang,” jelasnya ramah.

Perihal jumlah pendaftar, mewakili Pansel lain, Dr Hafsah mengaku ini sudah sesuai harapan.

“Memang kita selaku Pansel mengharapkan banyak yang mendaftar, artinya kan kompetitornya banyak,” terangnya.

Adapun lima pendaftar bakal calon pemilihan Rektor Unsulbar yaitu Prof Dr Muhammad Abdy M Sc, Dr Ir Zulfajri Basri Hasanuddin M Eng, Dr Muhammad Jamil Barambangi M Pd.

Serta pendaftar lainnya ada Prof Muhammad Amri P hD SE MA, dan Dr Ir Fadly Syamsuddin M Sc.

“Kita akan menyampaikan ke yang bersangkutan (para pendaftar) jika lolos seleksi berkas,” pungkas Dr Hafsah.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok