
Penulis : Rahmah D. Mappata
Unsulbar News, Majene – Rumah adat Boyang Kayyang Buttu Ciping jadi salah satu tempat yang populer untuk dikunjungi. Lokasinya berada di Desa Batu Laya, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
Dinamakan rumah adat karena bentuk bangunannya berupa rumah panggung berbentuk segi empat dan mempunyai tiang-tiang penyangga.
Rumah yang indah ini punya banyak fungsi bagi pengunjung. Selain digunakan sebagai tempat acara formal maupun non formal, juga menjadi tempat wisata siswa dan mahasiswa.
Tempat ini juga sebagai tempat wisata bersama keluarga dan teman. Ketika berkunjung tidak perlu khawatir karena tidak dipungut biaya (gratis). Tak heran jika rumah ini selalu ramai pengunjung setiap hari baik di waktu siang dan sore hari, apalagi dihari Sabtu dan Minggu sebagai tempat menikmati akhir pekan para pengunjung.
Tempat tersebut biasa digelar acara atau kegiatan seperti Kuda menari atau dikenal sebagai Sayyang Pattudu yang merupakan warisan budaya dari suku Mandar.
Lokasi Strategis
Selain sebagai tempat mahasiswa melakukan kerja kelompok, alasannya karena rumah adat ini berada di atas bukit sehingga mempunyai pemandangan yang indah dan juga nyaman.
Keistimewaan tempatnya yaitu sejuk dan mempunyai pemandangan yang indah sehingga membuat pengunjung betah dan nyaman. Tentunya hal ini dipengaruhi kebersihan tempat yang selalu terjaga.
Selain itu para pengunjung tidak perlu khawatir karena di tempat ini tersedia WC umum dan terdapat pula penjual makanan dan minuman.
Untuk kamu yang belum pernah mengunjungi rumah adat ini, rencanakan bersama keluarga atau teman. Jangan khawatir, jalannya bisa diakses dengan kendaraan roda dua hingga roda empat. Sekitar 10 kilometer jarak yang akan ditempuh, jika berangkat dari Kota Majene.


Mantap Unsulbar News