
Jurnalis: Ade Irma Sari
Unsulbar News, Majene – Dosen Fakultas Peternakan dan Perikanan (Fapetkan) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melalui program pengabdian kepada masyarakat, melatih Kelompok Wanita Tani (KWT) Bocco Tallu membuat produk olahan dari limbah unggas yang dapat menambah pendapatan keluarga.
Bertema “Pemberdayaan Kelompok Wanita Dalam Pengolahan Limbah (By Product) Unggas Menjadi Produk Pangan Hewani Berkualitas Untuk Meningkatkan Pendapatan di Desa Alu Kecamatan Alu”, kegiatan ini dilaksanakan di salah satu rumah warga Desa Alu, Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar, Senin, 26 Agustus 2024.
Kegiatan ini dihadiri Jelisman, S P selaku Kepala Desa Alu, Jahar S P Kepala Balai Penyuluh Pertanian, Abd Malik, S P sebagai Supervisor Penyuluh dan puluhan ibu-ibu yang tergabung dalam KWT Bocco Tallu.
Dalam kegiatannya, dosen Unsulbar memberikan materi hingga demonstrasi kepada KWT Bocco Tallu dalam mengolah limbah unggas menjadi kripik usus. Adanya inovasi produk dari limbah unggas seperti kripik usus ini dapat meningkatkan pendapatan warga.
Adapun dosen Unsulbar yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Ruth Dameria Haloho, S Pt, M Si selaku ketua tim pengabdian, Anggota Irmayanti, S Pt, M Si dan beberapa mahasiswa dari program studi peternakan.
Usai kegiatan, Siti Aulia selaku ketua KWT Bocco Tallu mengungkapkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan dosen Unsulbar itu sangat bermanfaat untuk anggota kelompoknya.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat, ibu-ibu mendapat pengetahuan baru tentang pemanfaatan limbah unggas, dan limbah unggas menjadi pangan yang bernutrisi tinggi,” ungkapnya saat diwawancara (26/8).
Secara terpisah ketua Tim pengabdian Ruth Dameria Haloho menyampaikan tujuan kegiatan tersebut dilaksanakan.
“Ini dilaksanakan untuk membekali pengetahuan kepada KWT Bocco Tallu dalam mengolah limbah unggas, adanya inovasi produk dalam limbah unggas, limbah unggas dapat meningkatkan pendapatan Ibu-ibu KWT,” ucapnya.
Dosen yang akrab disapa Ibu Ruth itu juga mengharapkan, agar ibu-ibu yang tergabung dalam tim KWT Bocco Tallu dapat mengembangkan bekalan ilmu yang telah diberikan.

