Resensi Buku: What’s So Wrong About Your Self Healing

Buku What’s So Wrong About Your Self Healing. Sumber foto: Amaliah Putri Samawi

Oleh: Jurlian

Keterangan Buku

  • Judul Buku: What’s So Wrong About Your Self Healing
  • Penulis : Ardhi Mohamad
  • Penerbit : Alvi Ardhi Publishing
  • Cetakan: Ke-1, Oktober 2021
  • Tabel : 276 halaman; 13 x 19 cm
  • ISBN : 978-623-97002-1-8

Unsulbar News, Majene – Pernahkah kamu merasa terus-menerus diliputi rasa bersalah, menganggap kehadiranmu di dunia tidak cukup berarti, merasa insecure, lelah secara mental, atau merasa tidak mendapat dukungan dari orang tua maupun lingkungan sekitar? Perasaan-perasaan tersebut kerap dipendam sendiri, tanpa tahu harus berbagi kepada siapa.

Jika pengalaman itu terasa dekat, buku “What’s So Wrong About Your Self  Healing”  karya Ardhi Mohamad layak menjadi teman refleksi.

Berbeda dari buku motivasi pada umumnya, membaca buku ini seperti diajak duduk bersama dengan seseorang yang paham rasa capek jadi diri sendiri. Tidak ada kalimat yang memaksa kita untuk harus kuat atau cepat sembuh. Penulis mengajak pembaca untuk mengakui luka, kekecewaan, amarah, hingga rasa lelah yang sering kali disembunyikan demi terlihat baik-baik saja.

Keunikan buku ini terletak pada sudut pandangnya yang kritis terhadap konsep self healing itu sendiri. Jika banyak buku lain mengajak pembaca untuk “cukup mencintai diri sendiri”, buku ini justru mempertanyakan: apakah selama ini kita benar-benar sedang menyembuhkan diri, atau hanya menghindari luka?

Baca juga: Resensi Buku : Baca Buku Ini Saat Engkau Lelah

Pelan tapi terasa, Ardhi Mohamad membuka kesadaran bahwa proses penyembuhan tidak selalu indah. Kerap kali, healing disalahartikan sebagai upaya menunda atau menghindari masalah, bukan menghadapi dan menyelesaikannya. Padahal, masih banyak luka dalam diri yang belum benar-benar selesai.

Yang menarik dari buku ini, karena terasa dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari—tentang keluarga yang tidak memahami, pertemanan yang melelahkan, lingkungan yang menekan, hingga konflik batin dengan diri sendiri. Buku ini terbagi ke dalam 10 bab, dengan tiap bab menghadirkan potongan pengalaman hidup yang mungkin pernah dialami pembacanya.

Beberapa bagian terasa cukup “menampar”, terutama ketika penulis mengulas kebiasaan manusia yang ingin cepat sembuh tanpa benar-benar memahami apa yang sedang disembuhkan. Justru dari kejujuran itulah buku ini terasa lebih relevan dan berbeda dibanding buku sejenis.

Secara keseluruhan, What’s So Wrong About Your Self Healing menjadi pengingat yang lembut namun tegas bahwa penyembuhan diri membutuhkan keberanian untuk menghadapi luka, kesabaran menjalani proses, serta kejujuran untuk mengakui bahwa kita tidak selalu baik-baik saja.

Buku ini cocok dibaca oleh siapa saja yang sedang lelah, capek, bingung dengan diri sendiri atau ingin memahami self healing dengan cara lebih dewasa dan apa adanya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok