
Penulis:Raja Ulan Ruslan, Sinta Syamsuddin
Editor: Masdin
Unsulbar News, Majene. Bali Democracy Students Conference (BDSC) merupakan kegiatan bergensi yang diadakan oleh Kementerian luar negeri (Kemenlu) Republik Indonesia . Dan baru – baru ini diadakan kembali pada tangal 6 – 7 Desember 2018 di Nusa Dua Bali dengan mengangkat tema “Demontracy for Posperity :Youth Perspectives” yang dihadiri 138 peserta dari 58 negara.
Dinda Julia Putri, wanita kelahiran Bogor 10 juli 1997 Mahasiswa Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu politik, Program studi (Prodi) ilmu Hubungan Internasional Universitas Sulawesi barat ini merupakan salah satu mahasiswa yang berkesempatan mengikuti kegiatan bergengsi ini setelah melalui beberapa tahapan seleksi.
Dalam kegiatan, para peserta menyampaikan pendapatnya mengenai demokrasi dengan fasilitas layaknya rapat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peserta juga diberikan berkesempatan lansung bertemu dengan Menteri luar negeri Retno Marsudi yang kemudian menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu hal yang tak terlupakan bagi para peserta.
Ditemui Unsulbar News (12/12/18) setelah kembali ke Majene, Dinda mengungkapkan perasaannya saat bertemu dengan Menteri luar negri. “sangat excite, terkesan dan ini moment yang tidak akan pernah terlupakan,” tuturnya.
Saat mengikuti forum, ia mengaku sangat terkesan karena bisa terlibat bersama peserta lain dari berbagai negara. Diakui Dinda banyak sekali pengalaman-pengalaman ia dapatkan dalam kegiatan ini diantaranya berkesempatan mengunjungi desa Panglipuran yang masih asri. “Disana itu kita juga mengunjungi Desa Panglipuran yaitu desa wisata yang masih asri dan sangat natural dan juga belajar tentang agama dan budaya disana,” tambahnya.
Saat ditanya mengenai harapannya, Dinda berharap agar tahun depan lebih banyak lagi mahasiswa Unsulbar mengikuti kegiatan ini
“Saya berharap agar tahun depan lebih banyak lagi yang berpartisipasi di BDSC karena tahun ini saya sendiri yang mendaftar,” tutupnya.

