
Laporan Jurnalis: Citra Indah Pratiwi
Unsulbar News, Majene – Usai Menyampaikan orasinya tepat di depan Gedung DPRD Kabupaten Majene. Massa Aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Majene ricuh ketika memaksa menduduki Gedung DPRD.
Kericuhan ini terjadi sekitar pukul 11:20 WITA setelah mahasiswa dipukul mundur dikarenakan membakar ban dan terus memaksa masuk.
Kejadian tersebut membuat aparat kepolisian berusaha memadamkan api dan menyemprotkan gas air mata yang membuat para massa aksi berlarian.
“Pedis ki mataku,” ungkap massa aksi sembari berlari mengamankan diri.

Penyemprotan gas dibalas lempar batu sehingga para mahasiswa terlibat bentrok dengan aparat.
Sampai berita ini di turunkan, keadaan masih belum kondusif dan disinyalir akan ada aksi lanjutan.
