
Penulis : Febrianti Daeng Mangetten
Editor : Masdin
Unsulbar News, Majene. Periode kedua Dr Ir H Akhsan Djalaluddin, MS menjabat sebagai Rektor Unsulbar, ia terus mendorong pembangunan infrastruktur kampus yang berlokasi di lingkungan Padang-padang, Kelurahan Tande Timur, Kecamatan Banggae Timur.
Hal itu bertujuan untuk mewujudkan harapannya, dimana akhir 2020 nanti semua proses perkuliahan dialihkan ke kampus baru. Mengingat selama ini mulai dari proses penerimaan mahasiswa baru hingga wisuda dilakukan di Aula Masjid Ilaikal Mashiir, serta ruang perkuliahan yang bersifat sementara atau kontrak.
Ia berencana akan melanjutkan pembangunan dua gedung mangkrak Kontruksi Dalam Pengerjaan (KDP) dan membangun beberapa gedung baru, yakni laboratorium terpadu dan ruang pola dengan kapasitas 1600 hingga 2000 kursi, berukuran 60 x 24 meter yang nantinya difungsikan untuk kegiatan wisuda.
Terkait pembangunan gedung KDP, Akhsan menilai itu wewenang Dinas PU (Pekerjaan Umum).
“Itu harus dibangun sudah akhir tahun lalu tapi kan bukan kita yang menentukan ada di PU. Ini sudah dua kali dibatalkan tendernya. Ini makanya kita datang ke sana untuk mendapatkan informasi kenapa ditunda-tunda,” ujarnya (21/02).
Sumber dana pembangunan ruang pola sendiri, berasal dari Pemerintah Provinsi kurang lebih 2 miliar. Sedangkan laboratorium terpadu dalam proses tender dan pembangunan direncanakan dimulai tahun ini.
“Ini kan sudah ditayangkan. Kan ada proses tender, kalau ada yang memenangkan tender itu, segera dia lakukan proses pembangunan. Kita harapkan tidak terlalu lama dari sekarang. InshaAllah kita pindah ke atas (Padang-padang) di akhir 2020,” pungkasnya.
