
Penulis: Yultiani Neti
Unsulbar News, Majene — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Pandaraq Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) resmi menetapkan pemimpin baru untuk periode 2026–2027. Abd. Muktadir, mahasiswa Teknik Sipil angkatan 2023 yang akrab disapa Abir, terpilih sebagai Ketua Umum dalam Musyawarah Besar (Mubes) Pandaraq VIII yang berlangsung pada 7–12 Maret 2026.
Kegiatan yang diikuti lebih dari 50 peserta tersebut menjadi forum tertinggi organisasi untuk mengevaluasi program kerja sekaligus menentukan arah kepemimpinan UKM Seni Pandaraq ke depan.
Ketua Panitia Mubes, Fajri, mahasiswa Agribisnis angkatan 2024, mengatakan proses pemilihan berlangsung secara terbuka dan demokratis sesuai mekanisme yang telah disepakati bersama.
“Selamat kepada Ketua Umum yang baru. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan mampu membawa organisasi menjadi lebih maju serta solid,” ujar Fajri kepada Unsulbar News melalui WhatsApp, Sabtu (14/3/2026).
Siap Hadirkan Inovasi
Abir mengaku terpilihnya sebagai Ketua Umum menjadi kebanggaan sekaligus tantangan besar dalam memimpin organisasi seni di lingkungan kampus.
Menurutnya, komitmen dan konsistensi menjadi kunci agar setiap program yang dirancang dapat berjalan dengan baik.
“Mengemban amanah bukan hal yang mudah, tetapi ini tentang bagaimana kita tetap konsisten dalam menjalankan sesuatu,” ungkapnya.
Sebagai langkah awal kepemimpinannya, Abir berencana menghadirkan program “Seni untuk Komunitas”, yaitu inisiatif yang membuka ruang kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat.
Program tersebut direncanakan dalam bentuk workshop seni, pertunjukan, serta pameran yang melibatkan mahasiswa dan masyarakat lokal guna memperluas jejaring seni kampus.
Selain itu, Abir juga menaruh perhatian pada penguatan internal organisasi dengan menghadirkan kegiatan yang lebih relevan serta mengaktifkan kembali sistem mentoring dari para senior bagi anggota baru.
Di akhir pesannya, Abir mengajak seluruh anggota UKM Seni Pandaraq untuk terus menjaga kebersamaan dan semangat berkarya.
“Mari kita jalin kerja sama, berkreasi, dan berani menampilkan karya. Bersama, kita bisa membawa UKM Seni Pandaraq ke level berikutnya,” tutupnya.
Dengan kepemimpinan baru ini, UKM Seni Pandaraq diharapkan dapat terus menjadi wadah kreatif bagi mahasiswa sekaligus berperan aktif dalam menjaga dan mengembangkan budaya lokal di lingkungan kampus.

