
Jurnalis : Hasriani
Editor : Masdin
Unsulbar News, Majene. Fakultas ilmu kesehatan (Fikes) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) adakan pemberdayaan karang taruna di Desa Bunga-bunga, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu (17/10).
Berlangsung di kantor desa, kurang lebih 20 peserta dari kalangan muda berpartisipasi dalam pengabdian masyarakat bertema “Pemberdayaan Karang Taruna Desa Bunga-bunga dalam Menangkal Hoax Terkait Covid-19”.
Ditemui Unsulbar News, Ketua dosen pengabdi Kurnia Harli BSN MSN menjelaskan tujuan diadakan kegiatan ini guna menangkal informasi hoax, apalagi di era pandemi Covid-19 sekarang.
“Agar pemuda karang taruna Desa Bunga-bunga yang dikenal aktif dan krisis di Polewali Mandar, mampu menyaring dan mengidentifikasi informasi hoax terkait covid-19, selanjutnya mereka mampu mengkomunikasikannya, baik dilingkungan keluarga ataupun masyarakat lingkungan sekitar,” jelas dosen Fikes itu (17/10).
Adapun pemaparan materi dibantu oleh dua mahasiswa keperawatan, Agis Mubarokah (2018) membahas mengenai komunikasi efektif dan Melki Suprianto (2018) membawakan materi dengan topik hoax dan covid-19.
Sedikit dari materi yang dipaparkan, Melki menyinggung bagaimana cara menangkal berita hoax covid 19 saat kita menerima informasi yang tersebar dengan cek situsnya apakah resmi atau abal-abal, cek siapa penyebarnya, cermati judulnya apakah mengandung unsur propokatif atau tidak. Kenali fakta, khusus untuk kefaktaan bisa di cek di website WHO.
Adapun Aswan selaku ketua karang taruna Desa Bunga-bunga saat ditemui di lokasi, mengungkapkan harapannya agar peserta mampu meminimalisir informasi hoax covid-19 yang beredar kedepannya.
“Semoga yang ikut tadi kegiatan ini, dapat memilah mana kebenaran dan mana hoax, sehingga mampu mencegah tersebarnya informasi tersebut khususnya Desa Bunga-bunga,” tuturnya.
Dari pantauan jurnalis Unsulbar News, selama kegiatan berlangsung, semua yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 seperti yang dianjurkan oleh pemerintah.

