Buka Puasa dengan Kue Tetu, Selain Lezat juga Kaya Nutrisi

Foto: Kue Tetu/Sumber: idntimes.com

Jurnalis : Ardelia Artanti F

Unsulbar News, Majene — Mungkin kalian sering mendengar istilah “berbuka puasalah dengan yang manis-manis”. Hal ini disinyalir berasal dari sunnah Nabi Muhammad SAW. Benar atau tidaknya kalimat tersebut sudah tidak tabu lagi di bulan Ramadan. Sehingga berbuka dengan yang manis sudah seperti anjuran.

Menurut European Journal of Clinical Nutrition menyebutkan bahwa selama puasa, kadar gula darah, cairan, dan elektrolit tubuh biasanya menurun. Ini terjadi karena kamu tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama periode waktu tertentu. Oleh sebab itu, sangat dianjurkan untuk mengonsumsi asupan yang bisa segera mengembalikan kadar tersebut, termasuk dengan mengonsumsi makanan dan minuman manis saat berbuka.

Mendengar kata manis, tentu masyarakat di Sulawesi akan tertuju ke salah satu jenis kue dengan nama tetu. Kudapan tradisional ini memang bercitarasa manis, terbuat dari tepung ketan, gula kelapa, dan santan. Kue tetu memiliki rasa yang lezat dan kaya akan nutrisi.

Lantas apa sih manfaat kue tetu untuk tubuh setelah seharian berpuasa? Berikut ini adalah beberapa manfaatnya berdasarkan kandungan gizinya.

1. Mengembalikan energi tubuh
Setelah berpuasa sepanjang hari, tubuh membutuhkan asupan energi yang cukup untuk mengembalikan kekuatan. Kue tetu mengandung karbohidrat kompleks dari tepung ketan yang mudah dicerna oleh tubuh dan memberikan energi yang dibutuhkan.

Dikutip dari alodokter, tepung ketan mengandung beragam manfaat untuk kesehatan dan kecantikan karena kandungan nutrisinya yang melimpah. Dalam 100 gram tepung ketan putih, terkandung berbagai nutrisi berikut ini:

80 gram karbohidrat
7 gram protein
94 miligram fosfor
75 miligram kalium
23 miligram magnesium

2. Memperkuat sistem imun tubuh
Kandungan vitamin dalam santan seperti antioksidan dan nutrisi lainnya, seperti protein, santan dipercaya dapat memperkuat sistem imun sehingga tubuh lebih kuat melawan penyakit infeksi, misalnya influenza. Selain itu, santan juga diketahui bermanfaat untuk menjaga kuman baik (probiotik) di saluran pencernaan.

Santan juga memiliki banyak manfaat untuk tubuh berkat kandungan beragam nutrisi di dalamnya. Dalam 100 ml santan, terkandung sekitar 75 kalori dan berbagai nutrisi, seperti:

0,5 gram protein
5 gram lemak
7 gram karbohidrat
450 miligram kalsium
0,7 miligram zat besi
45 miligram kalium dan natrium
150 mikrogram vitamin A
2,4 mikrogram vitamin D

3. Meningkatkan Gula Darah
Menurut dr.Phaidon Toruan, corporate health trainer, rasa lemas saat berpuasa merupakan efek berkurangnya karbohidrat akibat jumlah asupan makanan yang berkurang. Akibatnya gula darah cenderung menjadi lebih rendah dan tubuh terasa tidak berenergi. Olehnya itu dibutuhkan pemanis alami, seperti gula merah untuk meningkatkan kadar glukosa darah dan mencegah kondisi seperti gula darah rendah atau hipoglikemia.

Selain itu, mengonsumsi kue tetu berlebihan ternyata tidak baik untuk kesehatan. Hal ini dikarenakan kue tetu mengandung gula merah yang cukup tinggi, sehingga apabila dikonsumsi secara berlebihan, dapat meningkatkan risiko terjadinya obesitas dan penyakit jantung.

Jadi, sudah kah kamu berbuka puasa dengan yang manis-manis seperti kue tetu? Balas di kolom komentar ya!

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok