
Jurnalis : Sadrina
Unsulbar News, Majene — Dosen Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS), Jumat (16/6/2023).
Program dikemas dalam bentuk pelatihan dan pendampingan usaha penja kering di Lingkungan Battayang, Kelurahan Banggae, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene.
Kegiatan ini merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang di danai oleh hibah Unsulbar.
Program ini melibatkan beberapa dosen dan praktisi, yaitu Nurmaranti Alim S P M Si (Ketua Pelaksanaan PKMS), Fitri S P M Si (Dosen Agribisnis), Muh Arhim S P M Si (Dosen Agribisnis), Andi Marlissa Bossa Samang S TP M Si (Dosen Tekhnologi Hasil Pertanian), Sri Sukmawati S P M P (Dosen Agroekoteknologi).
Serta Dian Utami Zainuddin S P M Si (Dosen Agroekoteknologi) Astina, S P M Si (Dosen Agribisnis), Asia Arifin, S P M Si (Dosen Agroekoteknologi) dan Akhmad S KM M KN (Pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Majene).
Perwakilan tim PKMS, Muh Arhim, berharap dengan pelatihan dan pendampingan ini terjadi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan peserta, melalui pengembangan usaha penja kering.
“Kedepannya membantu ibu-ibu rumah tangga khususnya di Lingkungan Battayang mencapai stabilitas finansial dan meningkatkan taraf hidup mereka dan keluarganya,” ucapnya kepada Unsulbar News (16/6).
Disamping itu, kegiatan ini dihadiri Lurah Banggae dan para staf, mitra dalam PKMS ini yaitu Sri Multi Maulana, Kepala Lingkungan Battayang, kelompok wanita tani Lingkungan Battayang Kelurahan Banggae.
Serta stakholder terkait meliputi pengusaha ikan penja kering, perwakilan dari PTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pendapatan Daerah Kabupaten Majene).
Kepala Lingkungan Battayang, Sahara merespon dengan baik kegiatan ini dan berharap bisa menjalin kerja sama lebih lanjut.
“Kedepannya kegiatan lebih sering dilakukan agar para pelaku usaha dapat terarah dengan baik,” ujarnya.
Dengan suksesnya kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat dalam usaha penja kering di Lingkungan Battayang dapat lebih sejahtera.

