
Jurnalis: Sadrina
Unsulbar News, Majene — Prof Dr Hj Siti Nur Azizah Ma’ruf Amin SH MHum memberi kuliah umum di Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Jumat (23/6/2023).
Putri Wakil Presiden Republik Indonesia Prof Dr K H Ma’ruf Amin ini memberikan kuliah umum tentang ‘Legalitas dan Infrastruktur Sertifikasi Produk Halal Sebagai Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat’.
Menurut Prof Azizah, konsep sertifikasi halal berawal dari tuntutan syariah dengan tujuan untuk kemaslahatan kehidupan manusia dan lingkungan.
Namun sekarang kebutuhan produk halal sudah jadi gaya hidup, sehingga dengan adanya peluang pasar halal saat ini perlu dimanfaatkan.
“Sertifikasi halal ini sekarang tidak hanya berbicara soal makanan dan minuman, tapi juga berbicara soal kosmetik hingga fashion,” ujarnya.
Dalam satu bagian, Prof Azizah menyampaikan bahwa Sulawesi Barat memiliki potensi untuk industri halal dilihat dari sumber daya dan mayoritas muslim. Sehingga nantinya bisa menjadi destinasi halal yang menarik dengan keunggulan wilayah yang dimiliki.
Di akhir materi, ia berharap Sulawesi Barat sudah mulai siap terhadap industri halal, dan berharap agar industri halal tersebut mendapat dukungan dari semua pihak untuk menumbuhkan kesadaran para pelaku usaha untuk betul-betul memperhatikan sertifikasi dalam produk halal sehingga terjamin ke halalan produk yang di butuhkan oleh masyarat.
Diwawancara usai berikan kuliah umum, Prof Azizah juga Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Pengembangan, Kerja Sama, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menekankan peran perguruan tinggi dalam mewujudkan Indonesia sebagai pusat halal dunia tahun 2024.
“Perguruan tinggi kita harus menyesuaikan dengan peluang pasar peroduk halal yang sudah menjadi trend global,” ujarnya saat ditemui di ruangan theater Unsulbar.
Sehingga, salah satu upaya perguruan tinggi kemudian menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni lewat sebuah sistem dan arah pendidikan dan pengajaran menuju industri dan produsen halal tersebut.
“Pengembangan prodi (program studi) yang beradaptasi sesuai dengan kebutuhan, misalnya ada Ekonomi Islam, Industri Halal, Hukum Produk Halal dan macam-macam,” tambahnya.
Adapun Unsulbar sebagai salah satu perguruan tinggi ternama di Sulawesi Barat, bisa menjadi penggerak dimulai dengan menjadi lembaga pendamping halal bagi masyarakat atau pelaku usaha.
Sekadar informasi, kuliah umum Unsulbar ini dirangkaikan dengan penandatanganan Nota kesepahaman (MoU) antara Unsulbar, Unesa dan PT Sulawesi Barat Malaqbi.
Pantauan Unsulbar News, Rektor Unsulbar Prof Muhammad Abdy MSi PhD hadir langsung dalam penandatanganan kerja sama ini.
Adapun Unesa dan rombongan, dimana salah satu perwakilan yang datang adalah Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Pengembangan, Kerja Sama, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi Unesa, Prof Azizah.

