Libatkan Pelajar, Tim Pengabdian Unsulbar Bentuk Kader Kesehatan Remaja

Jurnalis: Muhammad Rifaldi B

Unsulbar News, Majene – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universits Sulawesi Barat (Unsulbar), kerja sama dengan SMP Negeri 1 Sendana laksanakan program pembentukan Kader Kesehatan Remaja (KKR) dan pendampingan pendidikan kesehatan reproduksi, Selasa 20 Agustus 2024.

Tim pengabdian Unsulbar tersebut yang terdiri dari Erviana, S.Kep.,Ns.,M.Kep, Sastriani, S.Kep., Ns., M.Kep, dan Muhammad Taufik Page, S.KM., M.Kes yang merupakan dosen Fakultas Ilmu Kesehatan. Serta didampingi oleh beberapa mahasiswa.

Kordinator Tim pengabdian Unsulbar, Erviana menjelaskan program berjalan sejak Maret yang terdiri dari beberapa rangkaian, diantaranya kordinasi dengan pihak puskesmas Sendana 1 terkait permasalahan kesehatan yang dihadapi remaja di wilayah kerja puskesmas.

“Setelah diketahuinya permasalah, tim pengabdi menyusun strategi dalam pemecahan masalah dan kemudian melakukan kordinasi dengan Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Sendana dan diakhiri dengan kegiatan pembentukan KKR dan pendampingan pendidikan kesehatan reproduksi,” tuturnya kepada Unsulbar News (31/8).

Tujuan dari kegiatan ini kata Erviana  adalah untuk menangani masalah-masalah negatif dan masalah kesehatan remaja dengan melibatkan para pelajar.

Adapun para pelajar ini adalah pelajar pilihan guna mengikuti dan melaksanakan sebagian usaha pelayanan kesehatan terhadap diri sendiri, keluarga, teman peserta didik pada khususnya dan sekolah pada umumnya.

“Anak dan remaja sangat menghargai pertemanan, jalinan komunikasi dengan teman sebaya lebih baik jika dibanding dengan orangtua,” tambahnya.

Alasannya dengan sesama remaja akan cenderung dapat menyimpan rahasia, lebih terbuka dalam membicarakan teman lawan jenis. Serta dapat memecahkan masalah yang dihadapinya dengan orangtua/ keluarga.

“Sehubungan dengan hal tersebut maka diperlukan suatu program yang mendukung tingkat perkembangan masa remaja salah satunya dengan pembentukan kader kesehatan remaja yang melibatkan sekolah,” papar dosen Fakulta Kesehatan itu.

Secara khusus Kepala SMP Negeri 1 Sendana, Murti, S.Pd., Msi., M.Pd, menyambut baik inisiatif ini dan menekankan betapa pentingnya menangani masalah negatif dan masalah kesehatan remaja sejak dini. Salah satunya dengan melibatkan remaja langsung.

Selain itu Kordinator program UKS Puskesmas Sendana 1, Hasriati Habib, S.Kep., Ns mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan sangat bermanfaat sebab sebelumnya belum pernah dibentuk kader Kesehatan remaja di sekolah, olehnya itu beliau sangat menyambut baik kegiatan ini.

Sekadar informasi dalam kegiatan ini berlangsung dengan dua sesi. Sesi pertama dimulai dengan pembentukan kader dan sesi kedua dengan kegiatan pendampingan pendidikan kesehatan reproduksi oleh kader yang di bentuk.

Selama kegiatan, para peserta dibekali dengan pengetahuan dasar tentang kader dan ilmu terkait Kesehatan reproduksi. Hasil evaluasi menunjukan terjadi peningkatan pengetahuan kader yang dibekali ilmu dasar kader Kesehatan dan Kesehatan reproduksi.

Kegiatan pengabdian ini diharapkan akan menjadi bagian dari program UKS sekolah dan ujung tombak peningkatan Kesehatan remaja di Sekolah khususnya SMP Negeri 1 Sendana.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok