
Jurnalis: Nur Ismailaihatul Jannah
Unsulbar News, Majene — Tim dosen dan mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “PETA TANGGUH: Penguatan Kapasitas Komunitas Desa Tandassura melalui Pemetaan Partisipatif Zona Risiko Banjir untuk Perencanaan Tata Guna Lahan Adaptif.”
Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Tandassura, Kecamatan Limboro, agar menjadi desa tangguh terhadap bencana banjir.
Program ini berfokus pada tiga aspek utama, yakni identifikasi risiko bencana melalui metode pemetaan partisipatif, penguatan kapasitas masyarakat dan Karang Taruna melalui pelatihan teknik pemetaan risiko banjir, serta penyusunan Peta Tangguh sebagai luaran spasial yang menampilkan zonasi tingkat risiko untuk mendukung kebijakan mitigasi dan perencanaan tata guna lahan adaptif.
Kegiatan observasi lapangan dilaksanakan pada 12–14 Agustus 2025, dilanjutkan dengan pemetaan partisipatif, pelatihan pre-test dan post-test, serta pendampingan dan pemantauan di tiga dusun utama: Dusun Tandassura, Dusun Lembang, dan Dusun Lewukang.
Sementara itu, pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD), pelatihan, dan validasi peta dilakukan di Balai Desa Tandassura.
Tim pelaksana kegiatan ini terdiri atas Ketua Pelaksana Rafid Mahful, dengan anggota dosen Virda Evi Yanti Deril, Nur Adyla, dan Ellyn Dwi Fortuna, serta dibantu oleh mahasiswa, di antaranya Pahrul dan sejumlah mahasiswa lainnya dari Universitas Sulawesi Barat.
Masyarakat Desa Tandassura, pemuda Karang Taruna, dan pemangku kepentingan lokal turut berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan.
Tim pelaksana berharap agar hasil pemetaan partisipatif ini dapat diintegrasikan ke dalam dokumen perencanaan desa, seperti Rencana Tata Ruang Desa (RTRDes) atau RKPDes Desa Tandassura. “Langkah ini penting agar Peta Tangguh memiliki kekuatan hukum dan menjadi dasar pengambilan keputusan tata guna lahan adaptif. Semoga kolaborasi antara masyarakat dan akademisi ini dapat menjadi fondasi bagi ketangguhan Desa Tandassura dalam menghadapi banjir di masa depan,” ungkap tim pelaksana dalam laporannya.
Editor: Nurul Inzana Filail

