
Penulis: Risman Saputra
Unsulbar News, Majene – Program Studi (Prodi) Pendidikan IPA Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menggelar Workshop Pengembangan Media Pembelajaran guna meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam merancang media pembelajaran inovatif sebagai bekal menjadi calon guru IPA yang kreatif dan adaptif. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Teater Unsulbar, Senin (20/04/2026).
Workshop ini diikuti mahasiswa Pendidikan IPA dengan melibatkan dosen sebagai narasumber sekaligus juri dalam lomba pengembangan media pembelajaran inovatif. Adapun juri yang terlibat terdiri dari Koordinator Prodi Pendidikan IPA, Dr Nurhikma Ramadhana SPd MPd, bersama dosen yaitu Nor Indriyanti SPd MPd dan Hilman Qudratuddarsi MEd.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, mahasiswa mempresentasikan media pembelajaran yang telah dikembangkan sebagai luaran dari mata kuliah media pembelajaran. Beragam media berbasis inovasi dan teknologi ditampilkan, seperti diorama yang dipadukan dengan augmented reality serta media interaktif berbasis QR code yang memuat informasi maupun evaluasi pembelajaran.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa dilatih untuk mengomunikasikan ide dan produk pembelajaran secara sistematis serta menunjukkan kreativitas dalam mengembangkan media yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran IPA.
Pendekatan ini diharapkan mampu menjawab tantangan pembelajaran abad ke-21 yang menuntut kreativitas, pemanfaatan teknologi, serta pembelajaran yang lebih menarik dan tidak monoton di kelas.
Ketua panitia Nor Indriyanti menyampaikan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam merancang media pembelajaran IPA yang inovatif sebagai bekal calon guru agar mampu meningkatkan literasi sains dan keterampilan abad 21 siswa.
“Workshop ini penting agar mahasiswa tidak hanya memahami materi mata kuliah media pembelajaran, tetapi juga mampu mengembangkan media yang sesuai dengan tujuan dan materi pembelajaran,” tambahnya.
Melalui kegiatan workshop ini, diharapkan dapat menjadi bekal calon guru IPA agar lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan media pembelajaran, serta mampu meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah.

