SMART Hydrogel Antarkan Mahasiswa Keperawatan Unsulbar Raih Juara 1 Celebes Nursing Update 2026

Desain: Atian Ramdan.

Jurnalis : Suci Anugrah. S

Unsulbar News, Majene – Mahasiswa Program Studi Keperawatan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) berhasil meraih Juara 1 pada kategori Poster Edukasi Inovasi Keperawatan Gawat Darurat dan Bencana dalam ajang Celebes Nursing Update 2026 yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPW PPNI) Sulawesi Selatan. Kompetisi yang berlangsung secara daring melalui media sosial itu dilaksanakan mulai (01/05 -13/06/2026). mencakup tahapan pendaftaran, penilaian, hingga pengumuman pemenang.

Prestasi tersebut diraih melalui karya inovatif berjudul “SMART Hydrogel”, sebuah gagasan yang menawarkan solusi penanganan perdarahan pada kondisi gawat darurat dengan memanfaatkan hydrogel berdaya rekat tinggi yang diharapkan mampu menghentikan perdarahan lebih cepat sekaligus meminimalkan risiko infeksi sekunder.

Perwakilan tim menjelaskan bahwa inovasi tersebut berangkat dari tingginya angka kematian akibat perdarahan pada kasus kecelakaan, bencana alam, maupun trauma berat. Menurutnya, metode penanganan perdarahan secara konvensional, seperti penjahitan luka, masih memerlukan keterampilan khusus dan berpotensi menimbulkan infeksi sekunder.

“Kami melihat bahwa perdarahan masih menjadi salah satu penyebab utama kematian pada situasi gawat darurat. Penanganan konvensional seperti penjahitan membutuhkan keterampilan khusus serta memiliki risiko infeksi. Karena itu, kami mencoba menghadirkan solusi yang lebih praktis dan dapat digunakan oleh siapa saja untuk membantu menghentikan perdarahan dengan cepat,” ujarnya.

Penyusunan karya diawali dengan mengidentifikasi permasalahan melalui studi berbagai jurnal ilmiah dan buku elektronik. Dari hasil telaah tersebut, tim menemukan bahwa hydrogel yang telah dikembangkan sebelumnya masih memiliki kelemahan pada daya rekat, terutama ketika diaplikasikan pada luka yang basah. Berdasarkan temuan itu, mereka mengembangkan konsep SMART Hydrogel yang dirancang memiliki daya rekat lebih kuat sekaligus mampu membantu mencegah infeksi pasca perdarahan.

Ide inovasi tersebut telah muncul sejak tim mengikuti mata kuliah Keperawatan Gawat Darurat. Namun, gagasan itu baru diwujudkan dalam bentuk poster infografis ketika dibukanya kompetisi pada ajang Celebes Nursing Update 2026.

Dalam proses penyusunannya, tim mengaku memperoleh banyak dukungan dari para dosen Program Studi Keperawatan yang memberikan materi selama perkuliahan, khususnya pada bidang keperawatan gawat darurat.

“Dosen-dosen keperawatan menjadi pihak yang pertama kali memberikan pemahaman mengenai kondisi gawat darurat. Dari pembelajaran itulah kami akhirnya terpikir untuk mengembangkan inovasi ini,” katanya.

Keberhasilan meraih Juara 1 menjadi kebanggaan tersendiri bagi tim, mengingat kompetisi tersebut diikuti oleh 96 tim dari berbagai perguruan tinggi.

“Tentunya kami sangat senang dan tidak menyangka bisa menjadi Juara 1 di tengah banyaknya peserta dari berbagai kampus,” ungkapnya.

Menurut tim, nilai utama SMART Hydrogel terletak pada kemampuannya menjawab kelemahan metode penghentian perdarahan secara konvensional maupun hydrogel sebelumnya yang memiliki daya rekat kurang optimal, terutama pada kondisi luka basah.

Ke depan, mereka berharap inovasi tersebut tidak berhenti sebagai konsep dalam poster, tetapi dapat dikembangkan hingga diimplementasikan dalam praktik keperawatan. Bahkan, mereka membuka peluang pengembangan lebih lanjut dengan menambahkan bahan-bahan alami yang telah terbukti secara ilmiah memiliki sifat antibakteri.

Prestasi ini juga menjadi penyemangat bagi tim untuk terus berkarya dan mengembangkan kompetensi di bidang keperawatan. Mereka mengaku keberhasilan tersebut mampu menghilangkan rasa takut dan kurang percaya diri untuk berkompetisi.

“Prestasi ini membuat kami sadar bahwa kami memiliki kemampuan untuk bersaing. Rasa takut dan insecure untuk mencoba perlahan hilang setelah melihat hasil dari kerja keras kami,” tuturnya.

Di akhir wawancara, tim turut membagikan pesan kepada mahasiswa yang ingin mengikuti kompetisi ilmiah maupun lomba poster.

“Jangan takut mencoba. Lakukan saja yang terbaik dan libatkan perspektif dari berbagai pihak agar hasil yang diperoleh dapat lebih maksimal,” pesannya.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Sulawesi Barat mampu menghadirkan inovasi yang tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga berpotensi memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu keperawatan, khususnya dalam penanganan kegawatdaruratan dan kebencanaan.

Editor: Nurzahira

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok