Prodi Manajemen Unsulbar Edukasi Nelayan Soreang Olah Teripang Jadi Produk Bernilai Tinggi

Sumber Foto: Dokumentasi Pribadi

Jurnalis: Yultiani Neti

Unsulbar News, Majene Program Studi (Prodi) Manajemen, Fakultas Ekonomi (Fekon) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menggelar Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Palipi Soreang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, pada Selasa, (12/8/2026).

Kegiatan ini menyasar Kelompok Nelayan Menuju Rahmat. Fokus utamanya adalah memberikan edukasi pengolahan komoditas teripang menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

PKM ini mengusung tema “Edukasi Komoditas Teripang Menjadi Produk Bernilai Tinggi: Pelatihan Diversifikasi Olahan dan Strategi Pemasaran”.

Sehubungan dengan tema kegiatan ketua panitia pelaksana PKM, Muhammad Fauzan, S T M M menjelaskan bahwa nelayan di pesisir Soreang menjadikan teripang sebagai salah satu hasil tangkapan utama.

“Tangkapan masyarakat di sini itu teripang, selama ini hasil laut tersebut dijual langsung dalam kondisi mentah tanpa melalui proses pengolahan lanjutan,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung selama satu hari penuh ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I Fekon Unsulbar, Dr Wahyu Maulid Adha, S E M Si didampingi Koordinator Program Studi Manajemen, Dr Novia Sandar Dewi, S E M M.

Agenda ini melibatkan seluruh dosen Prodi Manajemen, puluhan mahasiswa, serta perwakilan dari Dinas Perikanan Kabupaten Majene. Untuk memberikan pemahaman dari hulu ke hilir, panitia menghadirkan pemateri lintas fakultas.

Pemateri pertama, Dr Nurfadilah, S Pi M P dosen dari Fakultas Peternakan dan Perikanan (Fapetkan), menyampaikan materi teknis berjudul “Mengubah Teripang Mentah Menjadi Peluang Usaha Mandiri Bernilai Tinggi bagi Masyarakat Pesisir”.

Pemateri kedua, Dr. Muhammad Saleh ZE, S T S E M M dari Prodi Manajemen, memberikan materi “Strategi Pemasaran Produk Teripang Guna Meningkatkan Potensi Ekonomi Komoditas yang Bernilai Tinggi”.

Melalui sinergi ini, Fauzan berharap para nelayan tidak hanya terampil melaut, tetapi juga memiliki keterampilan sebagai wirausahawan pesisir.

“Harapan kami, setelah kegiatan ini masyarakat dapat langsung mempraktikkan ilmu dari para narasumber. Nelayan mendapat wawasan baru bahwa dengan sedikit sentuhan diversifikasi olahan dan strategi pemasaran yang tepat, nilai jual teripang bisa meningkat dan berdampak langsung pada kesejahteraan ekonomi mereka,” pungkasnya.

Selain daripada itu kegiatan ini merupakan bagian dari kewajiban Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada pilar pengabdian, untuk terjun langsung membantu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok