
Foto bersama panitia dan bersama panitia dan peserta Pelaksana PKM Dipa. Sumber Foto: Dokumentasi Pribadi.
Penulis: Muh Ismail
Unsulbar News, Majene – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melaksanakan kegiatan bertajuk “Pemilahan dan Recycle Limbah untuk Mewujudkan Zero Waste: Clean and Green Campus”. Kegiatan ini merupakan bagian dari Skim Pengabdian Internal Hibah DIPA Unsulbar yang bertujuan meningkatkan kesadaran sivitas akademika terhadap pentingnya pengelolaan sampah di lingkungan kampus. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Gedung Fakultas Ekonomi Unsulbar pada, Jumat (16/10/2026).
Ketua Tim Pelaksana Pengabdian Sry Amaliah Edy, bersama anggota tim Sufyan Amirullah dan Khairuddun Hafid, menginisiasi kegiatan ini sebagai upaya mendorong terbentuknya budaya peduli lingkungan di Unsulbar. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya sampah yang ditemukan di berbagai area kampus.
“Berdasarkan hasil survei lapangan, sampah masih terlihat di sejumlah lokasi, sementara kesadaran mahasiswa, dosen, dan sivitas akademika lainnya dalam menjaga kebersihan lingkungan dinilai masih perlu ditingkatkan. Kebiasaan membuang sampah sembarangan juga menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian,” ujar Sry Amaliah Edy.
Rangkaian kegiatan pengabdian ini telah berlangsung sejak tahun sebelumnya, dengan tahapan pelaksanaan yang mulai berjalan secara khusus pada Juli. Seluruh rangkaian kegiatan direncanakan berakhir pada November melalui penyusunan laporan kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM).
Program ini tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mendorong pengelolaan sampah melalui pemilahan dan daur ulang. Upaya tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi Unsulbar untuk mengembangkan sistem pengolahan limbah yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Ke depan, Unsulbar diharapkan dapat memiliki fasilitas pengolahan limbah sendiri, sebagaimana yang telah dikembangkan sejumlah perguruan tinggi besar di Pulau Jawa. Selain mendukung terwujudnya kampus yang bersih dan hijau, pengelolaan limbah secara mandiri juga berpotensi menghasilkan nilai ekonomi yang dapat menjadi pemasukan bagi universitas.
Melalui kegiatan PKM ini, tim pelaksana berharap kesadaran seluruh sivitas akademika terhadap pemilahan dan daur ulang sampah semakin meningkat. Dengan demikian, upaya mewujudkan lingkungan kampus yang bersih, hijau, dan berorientasi pada prinsip zero waste dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun budaya pengelolaan sampah di Unsulbar. Dengan landasan survei lapangan, dukungan hibah internal, dan rencana pengembangan fasilitas pengolahan limbah, program ini berpotensi mengubah kebiasaan sivitas akademika sekaligus membuka peluang kampus yang lebih mandiri dan bernilai ekonomi.
Editor: Nurzahira

