Inovasi Bubur Instan MP-ASI dari Pangan Lokal Mandar, Tim Inopaber THP Unsulbar Raih Juara 1 Nasional WONDERFOODY ITERA 2026

Tim Inopaber THP Unsulbar. Sumber Foto: Dokumentasi Pribadi.

Penulis: Selma Adam

Unsulbar News, Majene – Tim Inopaber dari Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) meraih Juara 1 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional WONDERFOODY ITERA 2026. Prestasi ini diraih lewat inovasi bubur instan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) berbahan pangan lokal unggulan Sulawesi Barat yang ditujukan untuk mencegah stunting.

Tim ini diketuai Rinto dengan empat anggota, yakni Triyasmoro, Arnoanus, Ikhwatillah Muslimah BR, dan Muhammad Agyl. Mereka mengembangkan bubur instan MP-ASI berbasis biji jewawut (tareang), ikan terbang (tuing-tuing), dan daun kelor untuk memenuhi kebutuhan gizi anak usia 6 hingga 23 bulan.

Kompetisi yang mengusung tema pangan berkelanjutan ini diselenggarakan secara daring. Persiapan tim dimulai sejak awal Agustus dan berlanjut hingga babak final. Di babak final, Tim Inopaber menyisihkan delegasi dari 18 perguruan tinggi nasional lainnya, termasuk Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Udayana, dan Universitas Sriwijaya.

Rinto menjelaskan, pemilihan topik dilatarbelakangi tingginya kasus stunting di Sulawesi Barat. Berdasarkan data e-PPGBM tahun 2026, prevalensinya mencapai 27,25 persen. Menurutnya, jewawut, ikan terbang, dan daun kelor efektif dimanfaatkan karena kaya karbohidrat, protein, zat besi, omega-3, dan mineral.

“Bahan pangan yang kami gunakan 100% bahan pangan lokal dan juga belum tentu ada di daerah sekitar kami, itulah yang membedakan dari finalis universitas lain. Karya ini juga berkelanjutan karena bahannya terus dibudidayakan di Sulawesi Barat,” ungkap Rinto.

Dosen Tim Kemahasiswaan Prodi THP Unsulbar Andi Marlisa Bossa Samang S TP M Si menyampaikan bahwa produk bertagline “dari bahan lokal dari laut dan tanah Mandar, untuk tumbuh kembang anak Indonesia” ini sejalan dengan tema yang diusung penyelenggara.

“Kenapa bisa mereka sampai juara 1, ya, sesuai dengan temanya adalah pangan berkelanjutan. Jadi mereka itu memanfaatkan bahan-bahan lokal yang ada di Sulawesi Barat, kemudian mereka membuat produk bubur instan MP-ASI,” jelas Andi Marlisa.

Keberhasilan ini juga tidak lepas dari pendampingan intensif prodi. Tim Kemahasiswaan THP yang terdiri dari Sudirman S TP M T dan Andi Marlisa secara rutin mendampingi mahasiswa, mulai dari penajaman abstrak, pembuatan produk di laboratorium, uji kelayakan usaha, hingga persiapan presentasi.

Sebagai tindak lanjut, Tim Inopaber berencana melakukan uji keamanan, mutu, dan cemaran mikroba pada produk. Mereka juga menargetkan kerja sama dengan BPOM MD agar inovasi ini dapat diklaim secara resmi sebagai produk pencegah stunting di Sulawesi Barat.

Pihak prodi berharap pencapaian ini memicu semangat mahasiswa lainnya. “Saya harap ya bisa menjadi motivasi buat mahasiswa-mahasiswa lain bahwa ternyata kita mahasiswa di Unsulbar itu bisa bersaing dengan mahasiswa-mahasiswa di tingkat nasional,” tutup Andi Marlisa.

Kemenangan Tim Inopaber menunjukkan bahwa pangan lokal Sulawesi Barat berpotensi menjadi solusi atas persoalan gizi anak. Prestasi di tingkat nasional ini juga membuktikan kualitas karya ilmiah mahasiswa Unsulbar, sekaligus menjadi langkah awal bagi inovasi bubur instan MP-ASI ini untuk berkembang menjadi produk yang dapat dimanfaatkan masyarakat luas.

Editor: Nurzahira

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok