
Suasana kegiatan KDMI tingkat Unsulbar. Foto: Unsulbar News.
Penulis: Reski Arpiani S, Muh. Shafwan Zaki
Unsulbar News, Majene – Unit Penunjang Akademik (UPA) Bahasa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menggelar Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) tingkat Universitas di Lab Terpadu Unsulbar pada, Sabtu-Minggu (31/10-1/11/2026).
Kegiatan ini diikuti mahasiswa dari berbagai program studi.
Ketua Panitia KDMI 2026, Nurfaika, mengatakan tujuan utama kegiatan ini adalah memfasilitasi talenta mahasiswa dalam public speaking, berpikir kritis, dan argumentasi logis.
“Tujuan utamanya adalah untuk memfilter dan memfasilitasi talenta-talenta kita dari Unsulbar yang punya potensi dalam public speaking, berpikir kritis, serta berargumentasi yang logis,” ujarnya.
Dari sisi partisipasi, antusiasme mahasiswa tahun ini cukup tinggi.
Tercatat 28 tim atau 56 peserta ikut berkompetisi, jumlah yang melampaui target awal panitia, termasuk swing team. Perlombaan menggunakan format British Parliamentary (BP) sesuai pedoman nasional, dengan dewan juri yang diketuai Firmansyah bin Abd Jabbar S Pi M Sc.
Nurfaika menjelaskan, KDMI juga menjadi ajang seleksi untuk menentukan delegasi Unsulbar.
“Ini merupakan tahap seleksi untuk menemukan delegasi yang nantinya akan membawa kampus kita ke tingkat wilayah dan kami berharap bisa lolos sampai tingkat nasional,” tambahnya.
Soal persiapan, Nurfaika menyebut semuanya berjalan terstruktur, mulai dari publikasi di media sosial hingga H-1. Kendala justru muncul dari kesiapan peserta yang mundur mendadak.
“Ada yang H-1 mengundurkan diri, ada yang hari-H, bahkan tanpa konfirmasi. Kita kewalahan mencari cadangan, tapi alhamdulillah bisa teratasi,” ungkapnya.
Ia berharap KDMI tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga membentuk mahasiswa yang analitis dan solutif agar tradisi debat akademis di Unsulbar semakin mengakar.
Melalui KDMI ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu beradu argumen, tetapi juga terasah kemampuan berpikir kritis, analitis, dan solutif dalam menyikapi berbagai isu. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi Unsulbar untuk mencetak debater yang kompetitif dan mampu membawa nama baik kampus hingga tingkat nasional.
Editor: Nurzahira

