
Jurnalis : Aco Husain
Editor : Arifuddin
Unsulbar News, Majene : Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian dan Kehutanan (Fapertahut) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) kembali melakukan aksi Penggalangan Dana untuk korban kebakaran desa Lamasarian Kecamatan Balanipa Kabupaten Polewali Mandar Beberapa hari yang lalu. Dari informasi yang dihimpun, musibah kebakaran tersebut menghanguskan tujuh rumah warga dimana empat rumah rata dengan tanah, serta tiga rumah rusak ringan.
Aksi penggalangan dana selama dua hari (14-15 juni 2017) tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap korban bencana kebakaran. Hal tersebut disampaikan gubernur BEM Fapertahut Rahman Basri saat memimpin aksi penggalangan dana tersebut. Menurutnya dana yang terkumpul nantinya diserahkan secara langsung kepada korban musibah kebakaran. “dana yang telah terkumpul sampai sekarang berjumlah Rp. 3.180.000,- yang nantinya kami berikan secara langsung kepada warga yang menjadi korban musibah kebakaran. Walau hasil Penggalangan dana kami jumlahnya tidak seberapa, tetapi dengan niat yang tulus dan ikhlas bantuan tersebut akan sedikit membantu meringankan beban warga”. ujar Rahman Basri.
Ditempat yang sama ketua racana gerakan pramuka Unsulbar mengatakan bahwa aksi ini adalah bentuk kepedulian mahasiswa Unsulbar.“ kami turun ke jalan bukan menuntut pemerintahan melainkan menyuarakan tangisan rakyat yang membutuhkan bantuan kami sebagai mahasiswa penyambung lidah masyrakat. Untuk mebantu korban kebakaran.” Ujarnya
Dari pantauan Unsulbar News, selain BEM Fapertahut, racana gerakan pramuka Unsulbar dan himpunan mahasiswa agribisnis, aksi penggalangan bantuan korban kebakaran lamasarian juga dilakukan oleh sejumlah mahasiswa fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam.
Baca : Mahasiswa FMIPA Unsulbar Galang Dana Korban Kebakaran Lamasarian, Polman
