
Editor : Mardiwansyah
Unsulbar News, Majene. Memasuki musim hujan, jalan ke Padang-Padang, kampus baru Universitas Sulawesi Barat(Unsulbar) kembali mengambil korban. Kali ini pengendara motor Viar dengan nomor polisi DC6584NC yang di kendarai dua mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) yang menjadi korbannya.
Kecelakaan tunggal yang saat ini banyak diperbincangkan mahasiswa Unsulbar di media sosial ini terjadi pada Rabu 13 Desember 2017, sekitar pukul 13:00 Wita. Kecelakaan terjadi di jalur belakan BTN Lino Maloga. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun salah satu korban mengalami luka di kaki bagian kiri.
Kepada Unsulbar News Mansur (korban) bercerita, saat itu sebenarnya saya ragu untuk melintas di jalur belakang BTN Lino Maloga karena kondisi jalan yang curam dan licin akibat hujan. Saya menawarkan pada Indahyani untuk melalui jalur yang langsung ke depan SMA 3 (jalur Tunda), namun ia tetap memilih lewat jalur Lino Maloga. Jadi kami melalui jalur belakang itu karena juga pertimbangan jarak.
Sesampainya di penurunan, lanjut ia, saya sempat suruh Indahyani untuk turun karena saya agak ragu melihat kondisi jalan yang licin, tapi Indahyani tidak turun. Dan di tengah penurunan kami pun jatuh ke kanan, dan kaki kanan Indah masuk di gir motor. “Seletika orang berkerumunan untuk membantu mengeluarkan kaki Indahyani yang terjepit dan langsung membawanya ke puskesmas,” ungkap mahasiswa Prodi matematika sains itu.
Menanggapi hal tersebut Dr. Ir. H. Akhsan Djalaluddin selaku rektor Unsulbar mengatakan, biaya pengobatan korban akan dibantu oleh Universitas, dan karena ia memiliki asuransi kecelakaan yang kemarin dia bayar 4 tahun saat pendaftaran, maka itu juga akan diberikan. Selain itu, jalanan juga akan diperbaiki jika yang punya lahan itu mau, karena itu lahan masyarakat, jadi harus dikomunikasikan dulu pada yang bersangkutan apakah bersedia atau tidak.

