Penyerahan Plakat Tandai Sinergi Kegiatan Quarantine Goes to Campus di Unsulbar

Suasana penyerahan cenderamata kerja sama BKHIT Sulbar dan Unsulbar. Foto: Unsulbar News.

Penulis: Nadzifa Dwi Maharani

Unsulbar News, Majene – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Sulawesi Barat menggelar kegiatan Quarantine Goes to Campus di Ruang Teater Gedung A Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) pada, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan ini diawali sambutan Kepala BKHIT Sulawesi Barat Mudakir SE, serta dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Unsulbar Muhammad Nasir Badu S Sos M Hum Ph D.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan tiga materi yang dibawakan oleh Rahmawati S Si, Nurhaeda S Pi M Si, dan drh Murdiana.

Sebagai penanda komitmen kerja sama, agenda tersebut turut diwarnai dengan penyerahan plakat secara simbolis antara BKHIT Sulawesi Barat dan Unsulbar.

Mudakir menyampaikan bahwa penyerahan cenderamata tersebut merupakan langkah awal untuk memperluas kolaborasi kedua belah pihak di masa mendatang.

“Penyerahan plakat ini bentuk tukar kenang-kenangan. Mudah-mudahan nanti ke depannya ada bentuk kerja sama lebih jauh antara pihak kampus dengan Balai Karantina,” ujar Mudakir.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang pentingnya peran karantina dalam melindungi sumber daya hayati nasional. Ia juga berharap mahasiswa beserta berbagai elemen kampus dapat ikut berperan aktif menjaga kelestarian sumber daya hayati tersebut.

Ketua Panitia Pelaksana Dr Ir Irma Susanti S S Pt M Si IPM menyambut baik terlaksananya kegiatan ini.

Menurutnya, acara tersebut membuka ruang komunikasi sekaligus peluang kemitraan strategis, khususnya kesempatan magang dan kerja bagi mahasiswa. Sinergi antara Unsulbar dan BKHIT sendiri dinilai telah terjalin sejak 2018 melalui program magang atau Praktik Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa Fakultas Peternakan dan Perikanan.

“Pihak fakultas menyambut baik kegiatan ini karena menjadi sarana komunikasi untuk mahasiswa magang, serta ke depannya bisa saja ada beberapa fakultas yang bekerja sama langsung dengan balai karantina. Selain itu, saya juga berharap mahasiswa dapat proaktif mengikuti kegiatan ini,” tutur Irma.

Manfaat edukasi juga dirasakan langsung oleh peserta. Mahasiswa Program Studi Peternakan Rahmayuti menilai sosialisasi ini memperluas wawasannya mengenai pencegahan penularan penyakit hewan.

“Kegiatan ini penting untuk diadakan karena penyakit itu sulit untuk dilihat dengan kasatmata dan perlu pemeriksaan yang tidak semua orang bisa lakukan. Dengan adanya kegiatan ini, kita jadi lebih paham,” ujar Rahmayuti.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami fungsi dan tugas Balai Karantina, tetapi juga mampu memanfaatkan peluang kerja sama yang terbuka ke depan.

Editor: Nurzahira

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok