Tempuh Ribuan Kilometer, Mahasiswa Asal Kalsel Lolos Teknik PWK Unsulbar Lewat SNBP

Sosok Muhammad Restu, maba PWK Unsulbar 2026. Sumber Foto: Unsulbar News

Jurnalis: Muhammad Irpan

Unsulbar News, Majene – Perjalanan panjang dari ujung Kalimantan Selatan (Kalsel) membawa Muhammad Restu hingga ke bangku kuliah di Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar).

Mahasiswa asal Semaras, Kecamatan Pulau Laut Barat, Kabupaten Kotabaru itu resmi diterima sebagai mahasiswa Program Studi S1 Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Fakultas Teknik, melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.

Pada SNBP, Restu menjadikan Prodi PWK Unsulbar sebagai pilihan pertama. Pilihan kedua adalah Prodi Ilmu Hukum Universitas Lambung Mangkurat. Hasilnya, ia dinyatakan lolos di pilihan pertamanya.

Keputusan untuk kuliah jauh dari kampung halaman bukan tanpa alasan. Restu ingin mencari pengalaman baru dan menjadikan ini sebagai momen pertama kalinya ia menginjakkan kaki di Sulawesi Barat. Jarak ribuan kilometer dan perbedaan budaya tidak menyurutkan semangatnya.

Semangat itu semakin menguat saat ia mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Teknik Unsulbar. Meski datang dengan logat dan gaya bicara yang berbeda, Restu mengaku disambut hangat oleh teman-teman barunya.

“Saya memiliki banyak teman dan ramah-ramah semua, terutama karena saya beda sendiri ya gaya atau tutur cara berbicaranya,” ujar Restu.

Perbedaan itu justru menjadi awal keakraban. Sejak awal perkuliahan, teman-temannya perlahan mengajarinya bahasa lokal Sulawesi Barat sedikit demi sedikit.

Di balik langkah besar merantau ke timur Indonesia, Restu menyebut doa dan dukungan orang tua sebagai kekuatan utama yang mengantarnya dari Kalimantan Selatan hingga ke Majene.

Kisah Restu menjadi salah satu potret keberagaman mahasiswa baru Unsulbar tahun ini. Ia membuktikan bahwa semangat menuntut ilmu mampu menembus jarak dan batas pulau.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok