Tim Desa Binaan Edukasi Ibu PKK Desa Onang soal Pemilihan Pangan Lokal Sehat

Foto bersama Tim Pemberdayaan Desa Binaan bersama ibu-ibu PKK Desa Onang. Foto: Dokumentasi Pribadi.

Jurnalis: Serlia Turu Allo

Unsulbar News, Majene – Tim Pemberdayaan Desa Binaan gelar sosialisasi bertajuk “Gizi Seimbang dan Pemilihan Pangan Lokal Sehat” kepada ibu-ibu PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana, Majene, Sabtu (04/10/25).‎

‎Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh tim Desa Binaan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) dengan tema besar “Pemberdayaan Desa Binaan melalui Penguatan Pangan Lokal berbasis Halal dan Berkelanjutan menuju Desa Mandiri Pangan.” Program ini direncanakan berlangsung selama tiga tahun dalam skema Desa Binaan BIMA Kemendikbudristek.‎

‎Ketua tim, Riska Mayangsari, SKM, MPH dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal dari serangkaian program pengabdian yang akan difokuskan pada penguatan kapasitas masyarakat berbasis potensi lokal.‎

‎“Ini adalah bagian pertama dari program pemberdayaan Desa Binaan yang akan berlangsung selama tiga tahun. Kami berharap seluruh pihak dapat berkolaborasi untuk mewujudkan Desa Onang sebagai Desa Mandiri Pangan,” ujarnya.‎

‎Dua dosen dari Program Studi Gizi Unsulbar turut hadir sebagai narasumber utama. Justiyulfah Syah, SKM, MPH membawakan materi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Gizi Seimbang, sedangkan Diesna Sari, S Gz, M Kes menyampaikan materi Pemilihan dan Pengolahan Pangan Lokal yang Sehat, Aman, dan Halal.‎

Latar Belakang Kegiatan

‎Program ini dilatarbelakangi oleh besarnya potensi sumber daya alam di desa tersebut, namun pemanfaatannya untuk mendukung gizi keluarga masih terbatas.

Pola konsumsi masyarakat masih didominasi oleh nasi, mie instan, atau ubi, sementara asupan protein hewani, sayuran, dan buah-buahan masih rendah, terutama pada kelompok rentan seperti balita dan ibu hamil.‎

‎Oleh sebab itu, melalui kegiatan ini tim berupaya mendorong peningkatan kapasitas ibu PKK dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi menu sehat, bergizi, halal, dan berkelanjutan.

Baca Juga: Kedaireka Matching Fund Unsulbar Launching ‘eco-SMARTY’, Alat Olah Sampah jadi Pupuk

Fokus pengembangan diarahkan pada peningkatan kualitas produk di Sentra Makanan Tradisional Khas Mandar, seperti Jepa, yang memiliki nilai historis sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO dan berpotensi dikembangkan sebagai pangan lokal unggulan.‎

Dalam program ini, tim juga melibatkan seorang akademisi dari prodi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Mamuju, Abd Fajar, SP, M Si sebagai anggota kolaborator lintas bidang.

Apresiasi Pemerintah Setempat

‎Sekretaris Desa Onang, Muh Musyawir, SE yang hadir membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas inisiatif Unsulbar dalam memberdayakan masyarakat desa.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Desa Onang, kami sangat berterima kasih dan menyambut hangat kegiatan yang revolusioner ini,” tuturnya penuh syukur.

Ia berharap, program Desa Binaan Unsulbar ini mampu membantu mewujudkan asta cita Indonesia dalam hal meningkatkan kapasitas SDM, derajat kesehatan, dan pendapatan masyarakat, sehingga masyarakat Desa Onang dapat hidup sehat dan sejahtera.

Editor: Marselino Geradus

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok