Dialog Akademik, Rektor Unsulbar Respon Tuntutan Mahasiswa

Gambar : Rektor Unsulbar Dr. Ir. H. Akhsan Djalaluddin,MS didampingi dekan fakultas ilmu sosial dan ilmu politik Dr. H. Burhanuddin,M.Si saat menghadiri dialog akademik di aula Tasha Center, Majene

Jurnalis : Isvani Arief

Editor : Mardiwansyah

Unsulbar News, Majene. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian Dan Kehutanan (Fapertahut) dan BEM Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menggelar dialog akademik bersama Dr. IR. H. Akhsan Djalaluddin. MS dan unsur pimpinan kampus dan beberapa staf administrasi akademik lainnya dengan tujuan aspirasi dan keluh kesah mahasiswa dapat disampaikan secara langsung kepada pimpinan Unsulbar khususnya rektor. Pertemuan yang dilaksanakan pada Jumat, (20/04/18) di Aula Tasha Center tersebut  dihadiri dan dipadati oleh ratusan mahasiswa dari perwakilan masing- masing fakultas.

Salah satu tuntutan dan yang manjadi pembahasan penting adalah terkait persoalan kondisi kampus maupun fasilitas kampus yang kurang memadai.  Hal tersebut diungkapkan salah satu mahasiswa Hasbi (Ilmu Politik) menurutnya pihak kampus harus segera menyelesaikan dan memikirkan fasilitas kampus yang sangat memprihatinkan. ” Fasilitas di fisip itu kekurangan proyektor, lantas sangat banyak kelas di fisip trus proyektornya hanya sekian” ungkap Hasbi.

Selain itu dirinya juga menyinggung masalah pemilihan presiden mahasiswa yang sampai saat ini belum dilaksanakan akibat konflik pengurus dan panitia.

Menanggapi hal tersebut, rektor berjanji akan menuntaskan persoalan-persoalan yang terjadi sekaligus menjadi evaluasi bagi seluruh unsur pimpinan dan pelaksanaan pelayanan administrasi akademik dan kemahasiswaan.

Tentang adanya oknum dosen yang jual modul atau buku kepada mahasiswa secara sepihak, rektor menegaskan aga semua dosen dilingkungan Unsulan agar tidak melakukan praktek penjualan modul secara sepihak kepada mahasiswa.  ” Jika masih diadakan seperti itu, maka tuntutannya hentikan penjualan tersebut, dan bagi mahasiswa agar menyampaikan tuntutan kepada dosen dengan cara yang baik,” tegas rektor.

Diakhir dialog, rektor saat ditemui Jurnalis Unsulbar News mengaku sangat mengapresiasi dan menanggapi baik dialog akademik yang difasilitasi BEM Fapertahut dan BEM Fisip. ” Luar biasa, memang harus seperti begini menyampaikan aspirasi melalui dialog, bukan dengan demo-demo, teriak-teriak, tapi tidak ada hasilnya. Jika kita bisa bicara dengan baik, apa yang di keluhkan oleh anak-anakku mahasiswa, Insya Allah bisa diperbaiki,” jelasnya.

Terkait pelaksanaan dialog akademik, gubernur BEM Fapertahut Rahman Basri kepada Unsulbar News  melalui pesan via WhatSapp, berharap agar dialog akademik ini dapat memberikan solusi yang baik dan dapat ditindaklanjuti. ” Semoga yang diungkapkan oleh rektor Insya Allah dapat ditindak lanjuti dan  direalisasikan, bukan hanya ungkapan manis dan janji semata,” tulis Rahman.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok