Mahasiswa Unsulbar Menggugat, Ini yang Mereka Tuntut

Gambar: Massa aksi yang memegang karton manila bertuliskan tuntutan mereka di depan gedung rektorat.

Jurnalis: St Mulkia Nasira B
Editor: Mardiwansyah

Unsulbar News, Majene. Sekelompok mahasiswa yang menamakan diri “Mahasiswa Unsulbar menggugat” melakukan aksi menuntut beberapa hal yang dianggap menjadi polemik di Universitas Sulawesi barat (Unsulbar). Aksi yang dikawal ketat oleh kepolisian setempat ini menitik beratkan pada beberapa isu antara lain pemilihan Presiden mahasiswa (Presma), transparansi anggaran, dan pengadaan perpustakaan umum. Aksi kali ini di laksanakan di depan Rektorat Unsulbar, Senin (30/4).

Kepada Unsulbar News Jendral lapangan Rahmad Hidayat mengatakan isu ini merupakan hal yang sangat urgen dalam lingkup Unsulbar. Salah satunya isu dualisme pemilihan Presma yang telah dilimpahkan ke kampus. Namun sampai detik ini masih belum mendapatkan titik temu. “SK yang menjadi pedoman itu sudah kadaluwarsa, mengenai dualisme kemarin ini kan sudah diserahkan ke birokrat kampus, tetapi sampai hari ini untuk merealisasikannya, untuk merekonsiliasi ini belum ada titik terang,” ungkap mahasiswa ilmu politik itu.

Tempat yang sama, Kadri mahasiswa teknik yang ikut dalam aksi juga meminta transparansi pengelolaan anggaran DIPA yang jumlahnya 38 milyar yang diberikan kepada Unsulbar. “Difokuskan kepada anggaran DIPA yang diberikan dan disodorkan kepada Unsulbar kemarin, sejumlah 38 milyar kalo tidak salah dengar,” ungkapnya disela-sela aksi.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok