
Jurnalis: Elka Fadilah
Unsulbar News, Majene – Chairunnisa, mahasiswa dari Fakultas Teknik (FT) program studi (Prodi) Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) berhasil menyelesaikan masa studi dengan waktu tiga tahun delapan bulan tanpa skripsi. Sabtu (16/05/2026)
Diketahui Charunnisa bebas skripsi sebab program kreativitas mahasiswa (PKM) yang ia ketuai lolos dalam pendanaan, serta menjuarai lomba karya tulis ilmiah (KTI) tingkat nasional hingga berhasil menerbitkan jurnal ilmiah terakreditasi.
Dibaliki prestasi tersebut saat diwawancara Charunnisa tidak pernah menargetkan sebagai mahasiswa berprestasi hanya memanfaatkan kesempatan yang ada.
“Saya cuman memanfaatkan kesempatan sebaik-baiknya, prinsip saya jika peluang itu datang dan kita tidak menerimanya kita mungkin tidak akan memiliki peluang kedua,” tuturnya pada tim Unsulbar News.
Charunnisa adalah anak dari Nurbawiah, seorang pegawai negeri sipil (PNS), yang menjadi sosok paling berjasa dalam hidupnya. Keinginan untuk lulus cumlaude semata-mata untuk mendedikasikan keberhasilan ini kepada orang tuanya.
“Dari awal ibu yang paling banyak memberikan dukungan dan selalu mengingatkan untuk tetap semangat, dan syukur alhamdulilah saya bisa sampai di titik ini,” tambahnya dengan senyum bahagia.
Mahasiswa Berprestasi Unsulbar
Selain daripada itu, selama berkuliah Charunnisa dikenal sebagai mahasiswa yang sangat aktif dalam organisasi, proyek peneliti, dan pengabdian terhadap masyarakat.
Ia juga pernah menduduki posisi ke dua dalam Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) pada tingkat Fakultas.
Tercatat, Charunnisa aktif dalam proyek kolaborasi bersama dosen, termasuk proyek Kosabangsa tahun 2023 serta dipercaya sebagai ketua sosialisasi.
Saat magang di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ia menjabat sebagai surveyor, terlibat dalam proyek Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) sebagai panitia sosialiasi, hingga mempresentasikan hasil penelitiannya pada Internasional Conference di Solo dan mampu juara tiga lomba karya tulis ilmiah (LKTI) tingkat nasional pada tahun 2024.
Dalam mengasah jiwa kepemimpinannya Charunnisa aktif melakukan kegiatan diluar kampus, seperti ikut dalam proyek pengabdian kepemimpinan oleh Folu di Desa Tandassura selama 14 hari, sekretaris pada organisasi IAP Provinsi Sulawesi Barat dan study club PWK, serta bergabung dalam pusat studi perencanaan lingkungan dan pariwisata. Serta Charunnisa juga tercatat sebagai mahasiswa penerima beasiswa Bank Indonesia (BI)
Rencana Pasca Lulus
Setelah resmi menyandang gelar strata satu, Chairunnisa telah menyusun rencana dan strategi untuk masa depannya.
Fokus utamanya adalah tetap mengembangkan diri, baik di dunia akademik dengan jenjang yang lebih tinggi.
“Untuk rencana kedepannya saya ada keinginan untuk melanjutkan S2, tapi rencana tersebut bergantung pada peluang beasiswa yang bisa didapatkan nanti”
Lebih lanjut, Charunnisa ingin memperkaya diri dalam dunia profesional.
“Langkah selanjutnya, saya akan mencoba mendaftar kerja dan mulai menjajaki karir profesional terlebih dahulu,” pungkasnya.
Saat di podium membacakan sambutan, Charunnisa menyampaikan pesan pemantik semangat bagi rekan-rekan seangkatan.
Menurutnya, gelar yang diraih bukanlah pembuktian siapa yang paling hebat, melainkan simbol kemenangan atas perjuangan masing-masing wisudawan.
Sebagai penutup, ia menitipkan pesan penting kepada seluruh mahasiswa Unsulbar yang saat ini masih berjuang, untuk tetap fokus pada proses diri sendiri tanpa perlu membandingkan diri sendiri dengan capaian orang lain.

