Gempa Resahkan Warga Majene dan Polman, ini Penjelasan BMKG

Gambar : Posisi gempa di perairan barat daya Polewali Mandar, Sulawesi Barat yang terjadi pada Senin dini hari (sumber : Info BMKG)

Jurnalis : Siti Mulkia Nasira
Editor : Masdin

Unsulbar News, Majene. Banyaknya isu – isu yang beredar dimasyarakat saat ini di Kabupaten Majene sangat meresahakan. Kejadian gempa bumi yang terjadi jumat lalu di kota Palu dan Donggala sangat membekas dibenak masyakat majene. Pasca gempa dan tsunami palu, getaran gempa juga dirasakan oleh masyarakat di Sulawesi Barat (Sulbar) tepatnya di desa Pamboang dengan lokasi gempa 3.5 LS 118.78 BT dengan pusat gempa berada di kedalaman 1 km berada di barat daya Polewali Mandar (Polman), gempa ini terjadi pada hari Senin (01/01/18) tepatnya pukul 01;53;10 WITA dini hari dengan kekuatan 3.7 SR.

Akibat dari gempa ini, warga masyarakat yang bermukim di wilayah Majene dan Polman resah serta panik akan isu terjadinya gempa susulan dan tsunami hingga banyaknya berita hoax beredar di media sosial menyebutkan gempa susulan akan terjadi siang dan sore hari.

Menanggapi isu tersebut, pihak BMKG Kelas II Majene mengeluarkan suat edaran yang berisi tentang himbauan kepada masyarakat agar tidak menanggapi berlebihan terkait gempa susulan dan tsunami yang akan menerjang Majene dan Polewali Mandar. 

Selain itu, BMKG melalui edarannya juga menambahkan sampai saat ini belum adanya alat yang dapat memprediksi akan terjadinya gempa dan tsunami secara akurat baik waktu dan harinya, sehingga warga tidak perlu panik namun tetap waspada dan banyak berkomunikasi dengan pemerintah dan aparat setempat.

Hal yang sama juga di sampaikan Polres Majene memalui akun medsos agar masyarakat tidak panik dan tetap tenang serta tidak menanggapi isu – isu dan berita hoax yang saat ini beredar dan tidak bertanggung jawab. Selain itu masyarakat di minta tidak meninggalkan rumah dalam keadaan kosong karena akan dikhawatirkan kondisi tersebut dimanfaatkan oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab.

Hingga berita ini diturunkan, situasi Majene dan Polewali Mandar kembali kondusif, beberapa mahasiswa Unsulbar yang dikabarkan mengungsi dan meninggalkan rumah kontrakan juga satu persatu kembali ke kontrakan masing- masing.

Baca juga : Mahasiswa HI Galang Dana dengan Photobooth

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok