Gagal Paham, Ini 25 Kosakata Milenial yang Harus Kamu Tahu

Gambar: Ilustrasi (Unsulbarnews)

Penulis : Nurunnisaa Alimah A
Editor : Masdin

Unsulbar News, Majene. Milenial yang dikenal juga dengan nama Generasi Y merupakan merupakan orang yang lahir sekitar tahun 1990 sampai awal tahun 2000-an. Pada umumnya merupakan keturunan dari Generasi Baby Boomers (1946 – 1960-an) serta Gen X (1960 – 1980-an).

Beberapa tahun belakangan ini, generasi Milenial dan Gen Z bisa dibilang sudah tidak asing lagi dengan internet. Karena hobi berselancar di dunia maya inilah yang membuat kedua generasi ini menemukan hal dan bahkan menciptakan berbagai kosakata baru.

Kosakata ini dianggap kekinian dan sering diucapkan oleh anak-anak generasi milenial. Kata-kata tersebut memang bukan bahasa baku dan terkadang aneh didengar.

Meski begitu, banyak generasi milenial menggunakan bahasa tersebut di kehidupan sehari-hari atau saat beraktivitas di media sosial agar terkesan lebih kekinian dan simpel.

Lalu, tahukah anda arti dari istilah kekinian oleh generasi millenial ini?

Unsulbarnews.com merangkumnya dalam 25 kosakata millenial, sebagai berikut :

  1. Kuy
    Istilah ‘kuy’ merupakan kebalikan dari ‘yuk’. Biasanya, milenial menggunakan kata ini untuk mengajak teman atau sahabat mereka pergi ke suatu tempat.
  2. Sabi
    Sama seperti ‘kuy’, kata-kata ‘sabi’ juga merupakan kebalikan dari kata ‘bisa’. Kata ini biasanya digunakan oleh milenial ketika mereka setuju akan sesuatu.
  3. Sabeb
    Istilah ‘sabeb’ merupakan kebalikan dari ‘bebas’.
  4. Takis
    Sama seperti istilah sebelumnya, istilah ‘takis’ juga kebalikan dari kata ‘sikat’ yang biasa digunakan saat meminta seseorang untuk melakukan sesuatu tanpa keraguan.
  5. Unch
    Istilah ‘unch’ nampaknya sering eksis dihampir setiap percakapan. Biasa digunakan anak milenial agar terkesan imut. Namun, belakangan ini banyak kontroversi akan istilah ini. Ada yang mengatakan bahwa istilah ini memiliki pengertian yang kurang sopan.
  6. Julid
    Istilah ‘julid’ sangat familiar di akun gosip dan media sosial. Namun siapa sangka istilah ini sebenarnya dipopulerkan oleh selebrti sensasional Syahrini, yang berasal dari kata binjulid (Bahasa Sunda), yang memiliki arti iri hati atau dengki.

Berbeda arti dengan Syahrini, istilah ‘julid’ yang diramaikan oleh akun-akun gosip Instagram digunakan untuk menyebut seseorang yang sering nyinyir atau terlalu pedas dalam mengomentari sesuatu.

  1. Nyinyir
    Tidak berbeda jauh dengan julid, nyinyir diartikan sebagai orang yang suka mengkritik atau menyindir orang lain secara terus menerus secara pedas dan frontal. Biasanya, orang yang julid sudah pasti hobi nyinyir.
  2. Gemay
    Istilah ‘Gemay’ memiliki sinonim dengan kata ‘Gemas’ yang berarti lucu. Istilah ini biasanya digunakan ketika seseorang melihat sesuatu yang lucu atau menggemaskan.
  3. FYI
    FYI dalah singkatan dari kata ‘For Your Information’, diambil dari bahasa Inggris yang kalau diartikan berarti ‘informasi untukmu’ atau bisa ‘sekadar informasi’.
  4. LOL
    Singkatan dari ‘Laugh Out Loud’, yang artinya tertawa terbahak-bahak. Istilah ini sudah sangat lumrah dipakai untuk komunikasi di internet, terutama di platform instant messaging.
  5. PAP
    PAP akronim dari ‘Post a Picture’, yang artinya meminta gambar. Biasanya, orang yang request PAP adalah orang yang sedang membutuhkan sesuatu seperti contohnya informasi untuk membuktikan kebenaran atau keaslian info tersebut.
  6. CMIIW
    Akronim dari ‘Correct Me If I’m Wrong’ yang dalam bahasa Indonesia berarti ‘Koreksi Jika Aku Salah’, memiliki arti terbuka untuk menerima koreksi dari orang lain ketika memberikan sebuah penjelasan atau informasi.
  7. Gabut
    Gabut merupakan akronim dari ‘Garuk rambut’, atau kadang ada juga yang menafsirkan ‘Gajelas Beut’. Karena istilah ini memiliki arti sebagai badmood, bete, atau malas dan tidak tau mau ngapain.
  8. Baper
    Baper merupakan singkatan dari kalimat ‘Bawa perasaan’, artinya melakukan apapun yang terlalu menggunakan perasaan. Salah satu contohnya ketika seseorang mendengar lagu favorit dari mantannya kemudian ia tiba-tiba sedih dan melamun, itu artinya ia Baper.
  9. Galau
    Kalau seseorang sudah Baper, maka tingkat lanjutannya dia akan menjadi Galau. Galau sendiri merupakan perasaan sedih, tidak enak hati, dan malas melakukan apapun karena suatu hal.
  10. Anjay
    Anjay adalah kata yang dipakai untuk menggambarkan kekaguman kepada seseorang atau sesuatu yang dilihatnya. Bisa dibilang, Anjay merupakan kata lain dari ekspresi takjub seperti ‘gileee’.
  11. Mager
    Mager merupakan akronim dari ‘Malas gerak’, yang diartikan sebagai perasaan malas, capek, serta tidak semangat untuk melakukan kegiatan apapun.
  12. Cabs
    Berasal dari kata ‘Cabut’, dan kemudian disingkat karena terdengar lebih santai. Kata ini biasa dipakai saat mengajak teman atau seseorang untuk pergi.
  13. Sans
    Biasanya orang yang sering menggunakan kata-kata ini adalah tipikal orang yang santai. Sans sendiri artinya adalah ‘Santai’, namun disingkat menjadi San kemudian ditambah akhiran S agar lebih asyik.
  14. Mantul
    Mantul akronim dari ‘Mantap Betul’, yang merupakan ekspresi dari suatu hal yang dianggap bagus atau keren. Kata ini juga biasa diganti dengan ‘Ntaps’, yang berarti ‘mantap’.
  15. Leh Uga
    Diambil dari kata ‘Boleh Juga’, mengartikan sebuah ketertarikan akan hal sesuatu namun lebih kalem dibandingkan ‘Ntaps’ atau ‘Mantul’.
  16. Sa Ae Lu
    Sama seperti Leh Uga, Sa Ae Lu merupakan singkatan dan plesetan dari kalimat ‘Bisa Aja Lu’. Biasanya kata ini paling sering digunakan untuk menanggapi candaan receh seseorang.
  17. Bosque
    Istilah ‘Bosque’ berasal dari kata ‘Bosku’. Istilah ini juga dipakai sebagai kata panggilan yang bisa digunakan kepada siapa saja.
  18. Tsadeest
    Istilah ‘Tsadeest’ berasal dari kata ‘Sadis’. Istilah ini mulai populer semenjak Al Ghajali menggunakan istilah sebagai jargon dalam sebuah iklan komersial. Istilah ini biasa dipakai ketika melihat sesuatu yang wow atau luar biasa.
  19. Haqq
    Istilah ‘Haqq’ berasal dari kata ‘Hakiki’. Biasanya milenial menggunakan istilah ini untuk mensyukuri sesuatu. Istilah ini juga sering digunakan dalam kalimat ‘Kenikmatan yang Haqq’.

Bagaimana, Bosque. Mantul kan ulasan kita kali ini seputar kosa kata Milenial?
Semoga ini bisa bermanfaat dan menambah kosa kata kamu saat chatingan atau update status di sosial media

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok