
Penulis: Fauzan Azima
Editor: Masdin
Unsulbar News, Majene. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) komisariat Ekonomi Universitas Sulawesi barat (Unsulbar) menggelar aksi unjuk rasa di bundaran kota, Jumat (19/10/18) pagi. Aksi tersebut mempertanyakan kesiapan Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Majene sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Barat (Sulbar) ke-III yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Pengunjuk rasa menilai Pemda Majene kurang siap sebagai tuan rumah dalam pesta olahraga se-Sulbar itu. Salah satunya dalam hal persiapan sarana olah raga yang belum sepenuhnya rampung. Selain itu pengunjuk rasa juga menginginkan agar pelaksanaannya berjalan secara optimal, seperti yang diungkapkan Kadri selakj Jendral lapangan pada aksi tersebut. “Kami berharap agar pelaksanaan dilakukan secara optimal agar daerah lain puas dalam menjalani kegiatan disini, sehingga pemerintah segera mengambil langkah terbaik dalam permasalahan ini,” ungkapnya.
Saat menemui pengunjuk rasa, Kepala Kesatuan bangsa dan politik (Kesbangpol) Majene Rustan Rauf mewakili bupati memohon maaf karena sebagian pejabat tidak berada di tempat. “Maaf karena beberapa pejabat sedang tidak berada di tempat karna dinas di luar kota, namun saya akan segera melobi Pemda dalam hal ini Bupati Majene agar segera bertemu dengan massa aksi untuk membicarakan hal ini lebih lanjut,” ungkapnya kepada pengunjuk rasa, (19/10).
Namun, Rustan menilai apa yang mereka (pengunjuk rasa) lakukan dan tuntut, merupakan teguran keras buat Pemda. Hal tersebut akan dilaporkan ke Bupati serta jajarannya guna mempersiapkan kegiatan ini seoptimal mungkin.

