Tingkatkan Kemampuan Mahasiswa, Unsulbar Gelar Workshop KTI

Gambar: Suasana workshop Penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) dan Penggunaan Tools Manager bagi mahasiswa di auditorium Hotel Dafina Inn, Sabtu (31/08/2019)

Jurnalis: Ramlah
Editor: Masdin

Unsulbar News, Majene. Untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam penulisan karya tulis, Universitas Sulawesi barat (Unsulbar) gelar Workshop Karya Tulis Ilmiah (KTI) dan Penggunaan Tools Manager di auditorium Hotel Dafina Inn, Sabtu (31/08/2019).

Kegiatan yang diikuti puluhan mahasiswa angkatan 2016 dan 2017 yang terpilih mewakili fakultas masing-masing ini dibuka oleh Kepada biro akademik dan kemahasiswaan, Latif Dollah MM mewakiki rektor Unsulbar. Dalam sambutan, ia berpesan kepada peserta untuk mengikuti kegiatan sampai selesai guna mendapatkan ilmu yang bermanfaat. “Kegiatan yang sangat bermanfaat bagi anak-anak (mahasiswa) sekalian,” ujarnya.

Mulai pukul 09.00 wita dan berakhir pada pukul 16.00 wita. Workshop yang terdiri dari dua sesi ini dimulai dengan materi penulisan jurnal oleh wakil dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Hasanuddin (Unhas), Dr Fathu Rahman, M Hum.

Pria yang fokus di bidang Akademik, Riset dan Inovasi FIB Unhas itu menjelaskan bahwa menulis tidak harus mengangkat hal atau topik pembahasan yang besar.

“Menulis jurnal tidak harus membicarakan hal yang besar,” tegasnya.

Ia menyarankan, bagi penulis pemula untuk memulai dari hal kecil yang ada di sekitar kita.

Sesi kedua dibawakan oleh Muhammad Aswad M Pd, menjelaskan mengenai penggunaan tools manager yang memudahkan pembuatan referensi dalam KTI. Pada kesempatan tersebut, ia memperkenal sebuah aplikasi bernama Zotero, salah satu aplikasi pembuat referensi atau daftar pustaka guna meminimalisir plagiarisme.

“Intinya kalau kita menulis adalah hindari yang namanya plagiat, salah satunya adalah menggunakan aplikasi ini (Zotero),” saranya.

Salah satu peserta, Murniati (Manajemen 2016) mengaku sangat antusian mengikuti kegiatan, mengingat materi yang diberikan sangat relevan dengan apa yang akan ia hadapi kedepan sebagai mahasiswa tingkat akhir.

“Setidaknya saya tahu konsep dasar penulisan karya ilmia seperti apa, mulai dari jenis, syarat, langkah yang harus di tempuh dan unsur yang harus dipenuhi. Intinya cukup paham dan akan diterapkan dalam pembuatan skripsi nantinya,”. tuturnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok