
Jurnalis : Citra Indah Pratiwi
Editor : Masdin
Unsulbar News, Majene – UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Sandeq Diving Club (SDC) Fakultas Peternakan dan Perikanan (Fapetkan), Universitas Sulawesi barat (Unsulbar) lakukan transplantasi karang di Pantai Dato’, Sabtu (21/9).
Pantai Dato’ sebagai salah satu wisata populer di Kabupaten Majene dengan tutupan karang yang semakin mengkhawatirkan. Hal ini, menjadi landasan bagi SDC untuk melakukan transplantasi karang di lokasi tersebut.
Sebelum trasplantasi, diawali dengan edukasi lingkungan terkait terumbu karang dan ekosistem laut serta pembersihan pantai yang di ikuti oleh antusias puluhan mahasiswa Fapetkan dan pengunjung pantai Dato sebagai rangkaian Hari Bersih Indonesia (HBI) yang jatuh setiap 21 September bersamaan dengan World Clean Up Day.
Kegiatan transplantasi berlangsung cukup lama dengan menerjunkan 4 media transplantasi di berbagai titik yang di dampingi oleh Andi Arham Atjo, S Kel M Si selaku dosen pembina.
Bibit utama yang dipasang dalam transplantasi tersebut diambil dari sekitar pantai yang telah melewati proses sortir kelayakan hidup.
Kepada Unsulbar News, Ketua pelaksana, Budi mengatakan bahwa kegiatan serupa pernah dilakukan.
“Sebelumnya, para mahasiswa Akuakultur angkatan 2017 telah melakukan transplantasi karang dan karangnya berkembang dengan baik,” ujarnya.
Ia menilai, kendala utama transplantasi yakni terbatasnya perlengkapan yang dimiliki SDC sebagi UKM yang masih seumur jagung.
Di sisi lain, Ketua umum SDC, Ilman (akuakultur 2016) berharap aksi mereka dapat memberi pemahaman dan kesadaran kepada masyarakat sekitar tentang pentingnya menjaga lingkungan dan kelestarian terumbu karang.
