Ramadan di Tengah Wabah Covid-19, Fekon Peduli Bagi Sembako Gratis

Gambar : Dekan Fekor Unsulbar, Mujirin M Yamain, SE MS menyerah paket sembako ke mahasiswa (28/04)

Jurnalis : Masdin

Unsulbar News, Majene. Melewati bulan Ramadan di tengah pandemi Covid-19 memang sebuah tantangan. Salah satu alasannya adalah diberlakukannya beberapa kebijakan seperti lockdown wilayah, larangan keluar rumah dan pembatasan interaksi sosial guna memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Namun hal ini secara tidak langsung membawa dampak ke masyarakat dalam berbagai sektor, salah satunya perekonomian. Bagaimana tidak, kebijakan tersebut membuat sebagian masyarakat menghentikan aktivitasnya di luar rumah sehingga mempengaruhi pendapatan atau penghasilan, belum lagi pembatasan interaksi sosial berdampak tutupnya pasar dan tempat penjualan hingga bahan pokok tidak tercukupi.

Baca juga : Rektor Akhsan Ikut Salurkan Donasi Unsulbar Lawan Covid-19 ke Masyarakat

Melihat fenomena yang ada, banyak pihak tidak tinggal diam untuk membantu masyarakat. Seperti yang dilakukan Fakultas Ekonomi (Fekon) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), adakan aksi peduli dengan membagi sembako gratis ke masyarakat dan mahasiswa yang ada di sekitaran Majene, Selasa (28/04).

Mujirin M Yamain, SE MS selaku dekan Fekon Unsulbar menjelaskan dalam tahap pertama ini sebanyak 50 sembako akan dibagiakan yang mana dananya berasal dari sumbangsi dosen dan staf. Ia menilai dari aksi ini mampu menumbuhkan sikap kepedulian dan gotong royong dalamm menjalani bulan suci ramadan.

“Sebenarnya pihak kampus sudah memberikan sumbangan ke mahasiswa dan masyarakat, tapi kita sendiri di fakultas ekonomi juga ingin menumbuhkan sikap kepedulian dan gotong royong,” ujarnya kepada Unsulbar News (28/04).

Baca Juga : Unsulbar Bagikan Paket Sembako ke Mahasiswa Dampak Covid-19

Salah satu mahasiswa yang menerima sembako, Firman (Akuntansi, 2017) berterima kasih kepada pihak fakultas yang telah mengadakan bantuan tersebut dan berharap bisa terus berlanjut.

“Semoga Fekon mempertahankan kegiatan-kegiatan seperti ini, mengingat kondisi sekarang pasti sangat membatu masyarakat dan mahasiswa tentunya,” ungkap mahasiswa asal Mamuju Tengah itu (28/04).

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok