Unsulbar Utus 4 Mahasiswa Ikuti KKN Kebangsaan di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Jurnalis: Marselino Geradus

Unsulbar News, Majene – Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) kembali terlibat dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan tahun 2023. Secara resmi, Rektor Unsulbar Prof Muhammad Abdy MSi PhD melepas empat mahasiswanya untuk program tersebut, Senin (10/7) siang.

KKN Kebangsaan XI tahun 2023 akan dipusatkan di dua kabupaten di Kalimantan Barat, yakni Kabupaten Sambas dan Kabupaten Bengkayang. Wilayah yang merukapan perbataaan antara Indonesia dan Malaysia.

Adapun keempat mahasiswa yang ikut dalam program ini yaitu Ardelia Artanti (Hubungan Internasional, 2020), Meici Tri Putri (Hubungan Internasional, 2020), Gabriel Edo (Hubungan Internasional, 2020), dan Dahlia (Ilmu Hukum, 2020).

Melalui partisipasi para mahasiswa dalam program ini, Prof Abdy berharap mereka dapat memperoleh lebih banyak pengalaman dalam bidang keilmuan masing-masing, berwawasan luas, serta mampu menjalin koneksi yang baik dengan berbagai pihak, sehingga terciptalah pelajar-pelajar yang berkualitas.

Pantauan Unsulbar News, pelepasan yang berlangsung di Gedung Theater Unsulbar ini turut dihadiri WR II Unsulbar, Ir H Annwar Sulili, Ketua Unit MBKM dan LPPM Unsulbar, Muhammad Nasir Badu PhD. Serta beberapa dekan dan dosen.

Selain KKN Kebangsaan, Unsulbar juga melakukan pelepasan peserta Pertukaran Mahasiswa Merdeka angkatan 3 (PMM 3) dan juga peserta program Kampus Mengajar angkatan 6.

Berangkat Lewat Jalur Udara

Diwawancara Unsulbar News, salah satu mahasiswa yang akan mengikuti KKN Kebangsaan, Ardelia Artanti mengatakan pada 17 Juli mendatang mereka akan berangkat dari Majene ke Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, untuk menunggu jadwal penerbangan.

“Rencana 17 Juli sore berangkat dari Majene, karena pesawat dijadwalkan akan terbang tanggal 18 pukul 03.00 dini hari,” tuturnya kepada Unsulbar News via whatsapp (11/7).

Terkait soal pendanaannya, Ardelia menyampaikan bahwa sesuai surat edaran saat pendaftaran KKN Kebangsaan, memang tertulis bahwa dananya ditanggung secara pribadi. Namun seiring waktu, mereka bersama dengan ketua LPPM terus berupaya mengajukan proposal ke kampus untuk diberikan subsidi.

“Kami memang tidak minta dibiayai sepenuhnya, tapi seenggaknya bisa meringankan,” tulis mahasiswa fakultas ilmu sosial dan ilmu politik itu.

Berlokasi di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Universitas Tanjungpura (Untan) di Kalimantan Barat sebagai tuan rumah KKN Kebangsaan XI Tahun 2023. KKN Kebangsaan akan digelar selama sebulan, mulai 20 Juli 2023 hingga 20 Agustus 2023 nanti.

Melansir dari situs resmi Untan, mahasiswa akan ditempatkan di 92 desa yang berada di Kabupaten Sambas yaitu terdiri dari 19 kecamatan dan 42 desa. Serta Kabupaten Bengkayang yang terdiri dari 17 kecamatan dan 50 desa. Kedua kabupaten tersebut merupakan wilayah perbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia.

Dikatakan perguruan tinggi yang diundang untuk mengikuti KKN Kebangsaan tahun ini adalah 136 perguruan tinggi.

“Hingga saat ini terdapat 55 Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta yang telah mengonfirmasi kesiapannya untuk mengikuti kegiatan ini,” ujar Rektor Untan Prof Dr Garuda Wiko SH MSi dikutip Unsulbar News dari untan.ac.id, Senin (10/7).

Rektor Untan tersebut menambah akan melibatkan dua perguruan tinggi dari Malaysia dalam KKN Kebangsaan ini, yaitu Universiti Malaysia Sarawak (Unimas) dan Universiti Teknologi Mara (UiTM).

Prof Garuda Wiko menjelaskan pemilihan kedua lokasi berdasarkan pertimbangan khusus sesuai dengan tema KKN Kebangsaan yang diangkat pada tahun ini, yaitu Meneguhkan Nilai-Nilai Kebangsaan untuk Menjaga Keutuhan NKRI di wilayah perbatasan negara di Kalimantan Barat,

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok