
Penulis : Nur Annisa.T
Editor : Masdin
UnsulbarNews, Majene. Belum selesai dengan kasus virus corona yang memberikan keresahan bagi rakyat, bumi pertiwi kembali harus merasakan duka yang teramat dalam akibat bencana alam yang terjadi di Sulawesi Selatan tepatnya diwilayah Masamba Kabupaten Luwu Utara yakni bencana banjir bandang pada senin malam, (13/7/2020) .
Banjir bandang tersebut mengakibatkan rumah warga diselimuti lumpur, barang-barang hanyut, hingga banyaknya warga luka-luka bahkan ada pula korban jiwa baik ditemukan maupun korban yang sedang dalam pencarian.
Peristiwa ini mengundang keprihatinan dari berbagai kalangan termasuk mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) baik organisasi internal maupun eksternal kampus serta universitas lainnya juga ikut terlibat dalam penggalangan dana bencana banjir bandang masamba seperti aliansi mahasiswa majene peduli luwu utara, yang mencakup, beberapa lembaga yaitu: koordinasi wilayah 5 Himapol Indonesia, HmI MPO, Dema Stain majene, LMND Ekom Unsulbar, Kkn kelurahan baru gel.15, Kkn kelurahan tande timur gel.15.
Adry mahasiswa Jurusan Ilmu Politik (2017) selaku anggota aliansi mahasiswa Majene peduli Luwu Utara mengatakan bahwa pengumpulan donasi difokuskan pada perlengkapan bayi dan sembako.
” pengumpulan donasi berlangsung tiga hari terhitung tanggal (16-18 Juli 2020) hal ini dikarenakan ada bayi baru lahir pasca 1 hari setelah banjir terjadi makanya kami inisiatif untuk cepat tanggap membawakan peralatan yang diperlukan seperti perlengkapan bayi, tikar, alat mandi, sembako serta alat penerangan berupa lilin” ujarnya.

