Komentar Mahasiswa Unsulbar Tiga Semester Kuliah Online, Ada Positif dan Negatif

Gambar : Gedung rektorat Unsulbar (dok)

Penulis: Nurcahya (Hubungan Internasional, 2019)

Unsulbar News, Majene – Pandemi Covid-19 telah membuat proses perkuliahan di Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) sebelumnya tatap muka kini menjadi sistem online atau daring.

Awal tahun 2022 kini perkuliahan online sudah berlangsung selama tiga semester, padahal awal penerapan pada Maret 2020 begitu dikeluhkan mulai dari masalah kuota internet dan tidak efektif.

Meski begitu masih ada mahasiswa yang kurang nyaman dengan sistem online.

Termasuk Novia Kristilia, mahasiswa Akuakultur angkatan 2019 tersebut mengatakan selama kuliah online membuatnya kurang paham materi di tiap semester.

“Kuliah secara online tidak efektif, karena kita sebagai mahasiswa kurang memahami materi yang diberikan oleh dosen disebabkan kendala jaringan,” ungkapnya melalui whatsapp, Rabu (13/01/22).

Tidak jauh dengan Novia kurang, mahasiswa lain Agung Prasetyo juga menuturkan kuliah online berpengaruh pada kemampuannya memahami materi. Apalagi jurusannya yakni agribisnis menuntutnya harus disertai praktik secara langsung.

Akan tetapi kebijakan kuliah online sebuah langkah yang memang harus dipilih menurut Agung saat kondisi pandemi seperti sekarang.

“Pembelajaran daring (online) adalah alternatif satu-satunya dalam menghadapi pandemi covid 19, jadi mau tidak mau ya tetap kita jalani,” ujar mahasiswa agribisnis 2017 tersebut.

Mahasiswa lain, Fitria Ramadani berujar kuliah online selama tiga semester membuatnya malah lebih hemat dalam pengeluaran.

“Menurut saya positifnya kuliah online ini bisa menghemat biaya kita sebagai mahasiswa, transportasi, jajan dan lain-lain,” ucapnya.

Adapun ketiga mahasiswa tersebut berharap Unsulbar bisa kembali kuliah tatap muka, dan belajar seperti biasanya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok