Jamin Netralitas, Ketua Pansel Pemilihan Rektor: Kita Kawal Bersama

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Pilrek Unsulbar, Dr Hafsah Nirwana, ST MT/Foto: Unsulbarnews/Masdin

Penulis: Marselino Geradus

Unsulbar News, Majene – Pendaftaran bakal calon untuk Pemilihan Rektor (Pilrek), Unsulbar periode 2023-2027 telah ditutup. Setidaknya lima nama berhasil terjaring pada tahap ini.

Kelima pendaftar tersebut masing-masing, Prof Muhammad Abdy P hD, Dr Ir Zulfajri Basri Hasanuddin M Eng, Dr Muhammad Jamil Barambangi M Pd, Prof Muhammad Amri P hD SE MA, dan Dr Ir Fadly Syamsuddin M Sc.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Pilrek Unsulbar, Dr Hafsah Nirwana, ST MT menuturkan, tahap selanjutnya adalah verifikasi berkas.

“Sekarang ini kita masuk tahap seleksi administrasi dan verifikasi dokumen bakal calon,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Gedung Fakultas Teknik Unsulbar, Kamis (12/1/2022) siang.

Berdasarkan jadwal diterima Unsulbar News, tahapan verifikasi ini berlangsung 24-26 Januari 2023.

Baca juga | Pansel Akan Verifikasi Berkas 5 Pendaftar Bakal Calon Rektor Unsulbar

Terkait Pilrek kali ini, ia mengaku senang karena banyak yang mendaftar. Tidak hanya dari pihak internal tapi juga dari eksternal Unsulbar.

Sebut saja Prof Muhammad Abdy dan Dr Ir Zulfajri Basri Hasanuddin, masing-masing Dekan FMIPA dan Wakil Rektor I Unsulbar.

Meski begitu, sebagai Pansel, Dekan Fakultas Teknik ini mengkonfirmasi bahwa pihaknya akan menjamin netralitas.

“Pada saat saya diangkat menjadi ketua Pansel, saya bersama tim sudah sepakat bahwa kami harus netral. Netral di sini dalam artian harus melayani para pendaftar tanpa membeda-bedakan mereka.” jelasnya.

Ia juga memberikan tanggapan terkait bagaimana contoh sikap yang seharusnya dilakukan, sebagai wujud netralitas tersebut.

“Misalkan nantinya ada salah satu pendaftar yang mengunjungi saya dengan maksud bersilaturahmi, serta meminta saran tentang apa yang harus dilakukan ke depannya, sebagai seorang akademisi saya akan terima dengan tangan terbuka (tanpa melihat latar belakangnya) dan memberikan masukan-masukan kepada beliau apa yang harus ia lakukan demi kemajuan Unsulbar sendiri,” ungkap Dr Hafsah.

Ia juga menegaskan bahwa, siapapun yang menjadi Rektor baru nantinya, harus diterima dengan sepenuh hati dan bersinergi dengannya, meski yang terpilih itu bukan pilihan kita.

“Pemilihan hanya sebuah mekanisme. Namun, inti dari semua ini adalah bagaimana kita membangun Unsulbar bersama-sama demi masa depan yang lebih baik,” tuturnya penuh harap.

Mengingat proses sekelsi pemilihan rektor masih terus berlanjut. Dengan melewati beberapa tahapan. Ia mengajak semua pihak untuk bersinergi bersama melahirkan sosok pemimpin Unsulbar masa depan.

“Kita kawal bersama untuk menyambut pemimpin Unsulbar,” tutupnya.

[Editor : Masdin]

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok