
Penulis : Ihsan Badrah
Unsulbar News, Majene — Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Unsulbar turut berduka cita, atas meninggalnya Virendy Marjefy Wehantouw (19).
Virendy sendiri merupakan mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, ia meninggal saat ikut pendidikan dasar (diksar) Mapala di kampusnya, Jumat (13/1/2023).
“Innalillahi wainnailaihi rajiun, kami keluarga besar Mapala Unsulbar turut berduka cita atas meninggalnya salah satu peserta pendidikan dasar Mapala 09 Fakultas Teknik Unhas,” ungkap Ketua Mapala Unsulbar, Asriadi kepada Unsulbar News via Whatsapp, Selasa (17/1/2023).
Diketahui, Virendy meninggal dunia di Maros. Jenasahnya kemudian dievakuasi ke Kota Makassar pada Sabtu (14/1).
“Semoga amal ibadah almarhum diterima disisi Allah SWT,” tambah Asriadi.
Terkait kejadian ini, Ketua Mapala Unsulbar tersebut tidak bisa berkomentar banyak. Mengingat saat ini juga masih tengah dilakukan pencarian informasi dan keterangan dari pihak penyelenggara diksar.
Ia hanya herpesan bahwa, ketika mengikuti diksar khususnya Mapal itu harus benar-benar mempersiapkan fisik yang sehat dan harus mencukupi nilai training center (TC).
“Iya, jelas fisik itu harus mencukupi nilai TC, jika tidak cukup maka tidak akan diberangkatkan,” tambah mahasiswa Unsulbar itu.
Atas kejadian ini akan tetap menjadi perhatian semua pihak, termasuk Mapala Unsulbar. Tentunya untuk mengantisipasi kondisi darurat. Meski semua atas kehendak yang maha kuasa.
“Kita hanya bisa merencanakan dan melaksanakannya, tapi takdirlah yang menentukan,” tutupnya.
[Editor: Masdin]

