
Jurnalis : Masdin
Unsulbar News, Majene. Sebanyak 76 orang terdiri dari mahasiwa dan alumni Fakultas Peternakan dan Perikanan (Fapetkan) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menerima sertifikat kompetensi, Rabu (07/04/2021).
Sertifikat yang diterima merupakan hasil uji kompetensi yang diikuti mahasiswa pada 25 Mei 2019 dan 27 Agustus 2020 di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Politeknik Pertanian Negeri Pangkep, Makassar.
Dari 76 mahasiswa dan alumni tersebut dinyatakan lulus kompeten yakni 20 orang di bidang Pembenihan Udang Air Payau, 29 menerima sertifikat Formulator Pakan serta 27 di bidang Supervisor Farm Unggas Petelur.
Penyerahan sertifikat kompetensi ini berlangsung secara simbolik dalam Sosialisasi Sertifikasi Kompetensi di Gedung Fapetkan, yang dihadiri langsung Dekan Fapetkan, Dr Ir Salmin, MP, wakil Dekan 1 Fapetkan, Dr Tenriware, S Pi M Si, dan Ketua Prodi Peternakan, Dr Nur Indah Sari, S Si M Si, serta Ketua Prodi Akuakultur, Dr Setiawan Putra Syah, S Pt M Si.
Wakil Dekan Tenriware mengatakan sertifikat yang diperoleh mahasiswa bermakna sama dengan Surat Keterangan Tanda Ijazah (SKTI).
“Meskipun belum ada SKTI yang diterbitkan dari perguruan tinggi kita, tapi serifikasi kompetensi ini bermakna sama dengan SKTI,” ungkapnya saat ditemui usai kegiatan (07/04).
Dengan adanya sertifikat, Tenriware berharap mahasiswa dan lulusan lebih mudah mendapatkan pekerjaan. Lebih lanjut, ia berterimakasih kepada Politeknik Pertanian Negeri Pangkep atas kerja sama dalam proses sertifikasi tersebut dan berharap kedepan Unsulbar bisa mendirikan Tempat Ujian Kompetensi (TUK).
Terkait syarat ikut uji kompetensi, ia menjelaskan mahasiswa yang bersangkutan telah melewati mata kuliah sesuai kompetensi bidang yang diujikan.
“Setidaknya materi yang diujikan itu dia sudah pernah dapatkan, jadi mungkin di semester 5 karena sudah masuk di mata kuliah inti,” terangnya.
Kepada Unsulbar News, Alfian Yusuf (Peternakan 2017), salah satu mahasiswa penerima sertifikat kompetensi bidang Formulator Pakan berharap bisa menjadi salah satu indikaor dalam melihat kualitas dan daya saing.
“Semoga dengan sertifikat kompetensi bisa meningkatkan kualitas dan daya saing mahasiswa Unsulbar,” ujarnya via whatsapp (07/04).
