
Jurnalis: Ade Irma Sari
Unsulbar News, Majene – Pelaksanaan wisuda dari tahun-tahun sebelumnya memang selalu mengundang kemacetan parah. Pada wisuda yang ke-15 ini, satuan pengamanan (Satpam) kampus melakulan penertiban jalur masuk dan jalur keluar Unsulbar, Kamis (30/11/2023).
Pantaun Unsulbar News, para Satpam membagi tim dibeberapa titik area jalan kampus, seperti pintu masuk, area kantin, depan Fikes dan beberapa titik lainnya yang menuju jalan keluar (Jalan Tunda, Majene).
Terlihat para Satpam sudah berjaga sejak pagi untuk mencengah para pengendara mengambil jalan masuk sebagai jalan keluar atau jalan pulang.
Baca Juga: Unsulbar Wisuda 784 Lulusan, Paling Banyak Sarjana Ekonomi
Mustad Radi, salah satu anggota Satpam yang sedang bertugas menyampaikan tindakan yang dilakukan merupakan sebuah perintah. “Koordinator Satpam ada perintah, koordinator Satpam dari pak Arifin,” ujarnya kepada Unsulbar News.
Rekayasa Lalu Lintas
Bagi pengendara yang hendak meninggalkan lokasi kampus Unsulbar harus lewat Fakultas Teknik melalui jalan Tunda masuk di wilayah kota Majene. Tidak diperkenankan melewati jalur masuk lewat belakang rektorat Unsulbar Linomaloga.
“Kalau ada yang kesini, kita ini arahkan kembali kesana (lewat jalan belakang/Tunda). Supaya perjalanan tidak macet turun ke bawah,” ujar Satpam yang menjaga di pintu masuk kampus.
Selain itu, Mustad juga menyampaikan baik mahasiswa, keluarga wisudawan atau pihak kampus sekalipun tidak diperbolehkan melewati jalur masuk sebagai pintu keluar.
“Mohon maaf tidak bisa, sekalipun tidak bisa. Nah kalau saya di sini mohon maaf tidak bisa. mobilnya rektor saja kami larang disini, saya langsung masuk di tengah, mobilnya rektor putar balik,” jelasnya kepada Unsulbar News.
Meskipun dibawa terik matahari, para satpam berusaha menasehati dan mengarahkan para pengendara sesuai peraturan. Meskipun ada sebagian pengendara yang tidak mengerti akan peraturan yang ditetapkan selama wisuda berlangsung.

