
Jurnalis : Jumriati
Unsulbar News, Mejene – Mahasiswa (i) Program Studi Gizi angkatan 2021 Fakultas Kesehatan (Fikes) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melaksanakan seminar kesehatan nasional sebagai penyelesaian tugas akhir dari mata kuliah Isu Mutakhir. Senin, (15/7/2024).
Seminar yang berlangsung di gedung Teater Unsulbar dengan tema, “Food Security and Diet Quality” ternyata juga diikuti secara Online beberapa peserta melalui aplikasi Zoom.
Ketua panitia Arina, saat dihubungi Unsulbar News menyampaikan kegiatan yang bertujuan untuk menyelesaikan salah satu tugas akhir dari mata kuliah mahasiswa gizi angkatan 2021 dibuka untuk umum. Sehingga dihadiri kurang lebih 500 peserta secara offline dan Online
Arina juga mengatakan perkuliahan telah memasuki masa libur, tetapi satu mata kuliah belum selesai dikarenakan tugas akhirnya. “Sebenarnya sudah libur, tapi hanya satu mata kuliah belum selesai karena tugas akhirnya laksanakan seminar kesehatan nasional,” jelas Arina selaku ketua panitia via WhatsApp, Senin (15/7).
Membahas tentang keamanan pangan dan kualitas makanan, seminar kesehatan nasional ini dihadiri oleh Nadia Savitri, S Gz, MPH sebagai salah satu narasumber yang merupakan Kepala instalasi Gizi RSUD Anugerah Sehat Afiat kota Depok. Selain itu hadir pula Hj Muzfirah Nur SP M Si M P H sebagai narasumber yang merupakan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kab Majene, Sulawesi Barat.
Selama seminar berlangsung, ketua panitia mengatakan kegiatan tersebut berjalan lancar dan sesuai rencana. “Untuk kendalanya tidak adaji, karna kebetulan ini seminar kesehatan nasional dan ber SKP Kemenkes jadi banyak peminatnya, terutama tenaga kesehatan,” tutur Arina.
Selain untuk menyelesaikan tugas akhir, Arina berharap kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman terkait keamanan pangan dan kualitas diet di masyarakat.
“semoga dapat meningkatkan pemahaman tentang pentingnya keamanan pangan dan kualitas diet bagi kesejahteraan masyarakat, dan mengatasi masalah triple burden malnutrisi dan memastikan akses terhadap makanan yang aman, bergizi, dan cukup untuk seluruh populasi,” tutupnya.

