
Penulis: Yultiani Neti
Unsulbar News, Majene – Musyawarah Besar (Mubes) IX Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) Fakultas Ekonomi Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) dilaksanakan mulai 29 April hingga 2 Mei 2026.
Panitia mengusung tema “Menjahit Potensi, Mengukir Insan yang Visioner dan Berintegritas”. Mubes ini diikuti sekitar 50 peserta dengan pengawasan ketat pada tahap administrasi serta verifikasi berkas bagi tujuh pasangan calon ketua dan wakil ketua.
Ismail menegaskan bahwa prioritas utama panitia adalah menjaga netralitas serta memastikan keamanan forum agar tetap kondusif selama proses pemilihan pimpinan sidang hingga penyampaian aturan sidang berlangsung.
Dalam kesempatan tersebut, demisioner Ketua Umum HMM, Muh Paidil (angkatan 22), memberikan penjelasan mendalam terkait adanya loncatan kepengurusan dari angkatan 22 ke angkatan 24.
“Paling mendasari kenapa loncatan kepengurusan terjadi, dalam fakultas ekonomi? ada dua lembaga tempat berproses bagi mahasiswa, HMJ dan BEM. Mengingat angkatan 24 sekarang sudah semester empat maka sudah seharusnya untuk jadi pengurus di HMJ agar nantinya setelah selesai di HMJ masih dapat berkarir di BEM tanpa ada tuntutan untuk mengerjakan tugas akhir atau skripsi,” ungkap Muh Paidil menjelaskan latar belakang kebijakan tersebut.
Beliau juga menambahkan bahwa langkah ini merupakan hasil musyawarah besar yang mencerminkan aspirasi anggota serta menjadi gebrakan budaya organisasi yang sangat baik bagi mahasiswa yang ingin berkarier di lembaga FEKON.
Muh Paidil berpesan agar seluruh kader senantiasa menjaga komunikasi terbuka dan menanamkan rasa memiliki terhadap organisasi.
beliau menekankan pentingnya hubungan yang matang antar sesama anggota untuk memastikan keberlanjutan setiap kegiatan yang diadakan oleh himpunan.
“Apapun yang terjadi kalian tetap HMM,” pungkasnya.
Sebagai bentuk penguatan loyalitas dan solidaritas bagi seluruh keluarga besar Himpunan Mahasiswa Manajemen.

