
Jurnalis: Marselino Geradus
Unsulbar News, Majene – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni – Pandaraq Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) kembali terjun dalam Festival Tari Kreasi (Festasi) VI se-Sulawesi Selatan dan Barat. Kali ini, UKM Pandaraq mengutus 27 anggotanya untuk berpartisipasi dalam acara tahunan tersebut, yang dilaksanakan di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Gazali Bulukumba.
Dalam kegiatan pelepasan delegasi UKM Pandaraq di Pelataran Rektorat Unsulbar, Jumat (1/8/2025) , Wakil Rektor (WR) I Unsulbar Prof Dr Tasrief Surungan, M Sc menyambut antusias persiapan dan kegigihan para peserta.
Saat diberi kepercayaan membawakan sambutan, Prof Tasrief menuturkan bahwa organisasi kemahasiswaan (ormawa) memang sudah seharusnya punya semangat juang yang tinggi, serta turut berperan aktif dalam organisasi yang digelutinya. Ia berpendapat, UKM perlu ditumbuhkembangkan sehingga dapat menghasilkan dampak yang lebih signifikan.
“Kita perlu mendukung apapun bentuk inisiatif mahasiswa demi kemajuan bersama. Bahkan jika ada yang siap membuat organisasi yang berfokus pada pelestarian budaya daerah, seperti UKM Golla Kambu misalnya,” tutur WR I menyemangati peserta yang hadir.
Terkait persiapan Festasi VI yang akan dilaksanakan mulai 3-9 Agustus 2025 tersebut, Pimpinan Produksi delegasi Unsulbar Hendri Pradana Montoya menjelaskan bahwa timnya telah menjalani proses latihan selama kurang lebih 19 hari atau hampir tiga minggu.
“Demi memberikan penampilan yang membanggakan, kami benar-benar konsisten latihan siang-malam selama 19 hari itu supaya bisa maksimal,” ungkap Hendri penuh harap.
Karnaval Budaya dalam Festasi VI Sulselbar
Lebih lanjut Hendri menjelaskan, ada 22 UKM se-Sulselbar yang akan turut berpartisipasi dalam Festasi VI ini. Dalam pada itu, selain acara utama yaitu Lomba Tari Kreasi, nantinya akan digelar juga Karnaval Budaya serta beberapa acara workshop.
Dalam Karnaval Budaya tersebut UKM Pandaraq nantinya akan memperkenalkan salah satu warisan budaya daerah Mandar yaitu Lipa Saqbe, sejenis kain tenun khas Mandar yang terbuat dari benang sutra dan memiliki motif khas yang sarat akan makna.
Tekad untuk Merebut Kembali Piala Bergilir
Terlepas dari semua itu, selain untuk mempersembahkan penampilan terbaik di ajang Festasi VI nanti, UKM Pandaraq juga bertekad untuk mengambil kembali posisi sebagai juara umum dan membawa pulang piala bergilir Festasi ini.
Hendri mengungkapkan kerinduannya untuk kembali merasakan kemenangan besar seperti yang pernah mereka dapatkan di tahun 2023 lalu, saat Festasi IV di IAIN Parepare, Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Festasi IV, Pandaraq Unsulbar Raih Juara Umum
Ia berharap, dengan segala persiapan yang telah dimaksimalkan oleh timnya hal itu dapat diwujudkan bersama.
“Kami tentunya berharap dapat mengambil kembali piala bergilir itu, karena pada Festasi sebelumnya kami belum mampu mempertahankannya,” ungkap Hendri.
Informasi terhimpun, piala bergilir pada ajang Festasi diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada tim yang berhasil meraih kemenangan terbanyak dari seluruh kategori lomba. Selain itu, tim peraih piala bergilir juga mendapatkan hak istimewa untuk menjadi tuan rumah pada penyelenggaraan Festasi berikutnya.
Turut mendampingi para delegasi Unsulbar, Pembina II UKM Pandaraq Aco Hadrianto, S P juga ikut serta dalam kegiatan Festasi VI di Bulukumba ini.

