
Jurnalis: Nur Ismailaihatul Jannah
Unsulbar News, Majene — Tim pengabdian masyarakat Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melaksanakan kegiatan bertajuk “Peningkatan Kapasitas UMKM dan Optimalisasi Pekarangan Rumah Tangga untuk Penguatan Pangan Lokal Desa Onang” di Desa Onang, Kamis (6/11/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Desa Binaan yang diikuti oleh 20 pelaku UMKM dan 20 anggota PKK Desa Onang.
Sesi pertama dibawakan oleh Abdul Fajar, S P, M Si, yang memaparkan materi tentang manajemen keuangan dan pemetaan peluang pemasaran produk. Ia menekankan pentingnya pengelolaan keuangan sederhana agar pelaku usaha mikro dapat memantau perkembangan usahanya dengan baik.
Peserta dilatih mencatat pemasukan, pengeluaran, dan menghitung keuntungan bersih melalui simulasi pengisian buku keuangan.
Selain itu, mereka juga diajarkan strategi market mapping untuk mengenali potensi pasar dan produk unggulan berbasis lokal.
Sesi berikutnya menghadirkan Diesna Sari, S Gz, M Kes, dengan materi Optimalisasi Pekarangan dan Dapur Sehat Rumah Tangga.
Ia menjelaskan cara memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam sayur, buah, dan tanaman herbal guna mendukung gizi keluarga.
Dalam sesi ini, Diesna juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan dapur, memilih bahan makanan bergizi, serta mengolah pangan dengan cara sehat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik penanaman sayuran menggunakan media hidroponik bersama Irfan, S Gz. Peserta mempelajari teknik dasar hidroponik mulai dari pembuatan wadah tanam, perawatan tanaman, hingga pemberian nutrisi.
Metode ini disambut antusias karena dinilai mudah diterapkan dan bermanfaat bagi kebutuhan pangan rumah tangga.
Ketua kegiatan, Riska Mayangsari, S KM, M PH, menyampaikan bahwa program ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan ekonomi dan pangan masyarakat. “Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong Ibu PKK dan pelaku UMKM untuk mandiri secara ekonomi dan tangguh dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga,” ujarnya.
Salah satu peserta UMKM, Ibu Anti, mengaku pelatihan tersebut membantu mereka memahami pencatatan keuangan usaha dengan lebih baik.
Sementara itu, Hj. Marni, perwakilan PKK, menilai pelatihan hidroponik memberikan inspirasi baru untuk menanam sayur di rumah secara praktis dan hemat.
Kegiatan ini didukung oleh Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek), yang telah mendanai pelaksanaan program sebagai bagian dari komitmen untuk mendorong kolaborasi perguruan tinggi dengan masyarakat desa dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi lokal.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadikan Desa Onang sebagai contoh desa mandiri dan berdaya, di mana ekonomi lokal tumbuh seiring dengan kemandirian pangan rumah tangga.
Editor: Nurul Inzana Filail

