Buktikan Daya Saing Nasional, Unsulbar Rebut Juara 1 LKTI KKMN XIV 2026

Mahasiswa Unsulbar juara Lomba Karya Ilmiah nasional, Foto: Dokumentasi Pribadi.

Jurnalis: Suci Anugrah S

Unsulbar News, Majene – Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui ajang Kompetisi Kemaritiman Mahasiswa Nasional (KKMN) XIV Tahun 2026.

Dua tim mahasiswa Unsulbar berhasil meraih Juara 1 dan Juara 3 pada kategori Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dalam babak Grand Final yang digelar pada (5–6/8/2026), di Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Sulawesi Selatan.

Prestasi pertama diraih oleh tim LKTI Topik 3: Infrastruktur dan Konektivitas Maritim Masa Depan. Tim yang terdiri atas Armawan, Muhammad Zuhdi, dan Muhammad Naufal N., yang berasal dari Program Studi Informatika, berhasil meraih Juara 1 melalui karya berjudul “Tenggang Lopi – Inovasi Infrastruktur Maritim Cerdas Berbasis Edge AI Micro-Climate Detection dan LoRaWAN Guna Mitigasi Capsizing Perahu Nelayan Menuju Global Resilience.”

Sementara itu, tim Unsulbar pada LKTI Topik 2: Sumber Daya Maritim Berkelanjutan yang terdiri atas Wanti, Deananda, dan Abdul Rajab, juga dari Program Studi Informatika, berhasil meraih Juara 3. Ketiganya mengusung karya berjudul “Supermodel Coral Eye – Sistem Pemantauan Kesehatan Terumbu Karang Hasil Restorasi Berbasis Deep Learning dan Kamera Bawah Air IoT Otomatis.”

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Unsulbar mampu menunjukkan kemampuan dan kreativitasnya dalam kompetisi tingkat nasional. Pada babak final, tim Unsulbar berhasil mengungguli peserta dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk meraih posisi Juara 1 LKTI Topik 3.

Capaian ini sekaligus memperlihatkan bahwa mahasiswa Unsulbar mampu bersaing dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi besar di Indonesia, serta menunjukkan bahwa inovasi dan gagasan mahasiswa daerah mampu bersaing di tingkat nasional.

Kedua tim tersebut dibimbing oleh A. Amirul Asnan Cirua, ST M Kom dosen pada Program Studi Informatika Universitas Sulawesi Barat.

Sebagai pembimbing, Amirul mengungkapkan rasa bangganya atas perjuangan dan pencapaian tim Unsulbar dalam kompetisi tersebut.

“Sebagai pembimbing, saya tentu sangat bangga dengan perjuangan dan pencapaian tim Universitas Sulawesi Barat. Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa Unsulbar mampu bersaing dan berprestasi di tengah kompetisi dengan universitas-universitas besar seperti Universitas Indonesia dan Universitas Hasanuddin,” ujarnya.

Ia menilai semangat mahasiswa selama mengikuti kompetisi menjadi salah satu hal penting dalam pencapaian tersebut. Dukungan yang diberikan oleh pihak kampus juga menjadi bagian penting dalam mendorong mahasiswa untuk terus berjuang dan mengukir prestasi.

Menurutnya, karya yang telah dihasilkan mahasiswa diharapkan tidak berhenti setelah kompetisi berakhir, tetapi dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas.

“Harapannya karya-karya ini tidak hanya berhenti di kompetisi, tetapi terus berlanjut dan dikembangkan,” tuturnya.

Ia juga berharap capaian tersebut tidak menjadi titik akhir bagi mahasiswa Unsulbar, melainkan menjadi motivasi untuk terus belajar, berinovasi, dan membawa nama baik Universitas Sulawesi Barat pada kompetisi-kompetisi berikutnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok