
Jurnalis: Serlia Turu Allo
Unsulbar News, Majene- Melalui kegiatan Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) Internal Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik dan Hukum (FISIPKUM) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melaksanakan sosialisasi “Sigap Digital 2026”.
Kegiatan dengan tema “Edukasi Literasi Etika Digital, Deteksi Hoaks, Keamanan Data dan Pencegahan Penipuan Online Bagi Mahasiswa Fisipkum Universitas Sulawesi Barat” ini berlangsung di Laboratorium HI pada Senin (7/9/2026).
Acara dihadiri oleh Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik dan Hukum (FISIPKUM) Asrullah S H M H, yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi.
Dalam sambutannya, Asrullah menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Ia menilai edukasi mengenai literasi digital menjadi sangat penting karena kehidupan mahasiswa saat ini tidak dapat dipisahkan dari teknologi digital. Teknologi tersebut memiliki pengaruh positif dan negatif, tergantung bagaimana penggunaannya.
“Teknologi itu ibarat pisau yang sangat tajam. Tergantung kita mau gunakan untuk apa. Kalau digunakan dengan baik akan bermanfaat, tetapi kalau disalahgunakan dapat membawa dampak negatif,” ucapnya.
Perkembangan teknologi telah membuat masyarakat semakin mudah memperoleh dan menyebarkan informasi. Bahkan berbagai peristiwa yang terjadi di tempat lain dapat disaksikan secara langsung melalui ruang digital.
Namun kemudahan tersebut juga menghadirkan tantangan. Penggunaan media sosial yang tidak bijak dapat menimbulkan persoalan sosial maupun hukum. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memahami bagaimana memanfaatkan ruang digital secara positif sekaligus mengetahui batasan yang telah diatur dalam hukum.
Di sisi lain, panitia pelaksana menekankan bahwa persoalan digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya edukasi literasi digital, khususnya bagi mahasiswa yang memiliki intensitas tinggi dalam menggunakan teknologi.
Kegiatan “Sigap Digital 2026” menghadirkan tiga pemateri utama. Pemateri pertama, Asrullah S H M H, membawakan materi “Generasi Cerdas Digital: Kenali Hukum dan Etika Berinternet Melalui Sosialisasi UU ITE”. Ia menekankan pentingnya memahami hukum dan etika dalam beraktivitas di ruang digital.
Pemateri kedua, yang juga Ketua Kelas PKMS Internal DIPA, Rezky Ramadan Antuli S Ip M I Pol, menyampaikan materi rangkaian “Sigap Digital 2026”. Ia menekankan pentingnya kesadaran, inovasi, dan ketanggapan mahasiswa dalam menghadapi perkembangan platform digital.
Pemateri terakhir, Syahri Ridani S Ip M Si, memberikan edukasi terkait pemanfaatan media sosial dan ruang digital secara bijak.
Kehadiran ketiga narasumber tersebut diharapkan mampu memberikan perspektif kepada mahasiswa, baik dari sisi penggunaan media sosial, etika digital, maupun pemahaman terhadap aturan yang berlaku.
Selain aspek hukum dan etika, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai deteksi hoaks, keamanan data, serta pencegahan penipuan online.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Fisipkum Unsulbar memiliki kesadaran untuk menjadi pengguna teknologi yang cerdas, kritis, bertanggung jawab, dan beretika.
Editor: Siti Nanda Cahya Al Qadri

