Unsulbar Raih Akreditasi BAN-PT, Ketua Tim Ungkap Proses Panjang dan Harapan untuk Alumni

Ketua Tim Akreditasi Unsulbar, Dr Ritabulan, S Hut M Hut, saat memberikan keterangan terkait pencapaian akreditas kampus. Foto: Unsulbar News.

Jurnalis: Magfirah

Unsulbar News, Majene – Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) berhasil meraih status “Terakreditasi” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) berdasarkan Surat Keputusan Nomor 645/SK/Ak/2.0/IX/2026. Status tersebut berlaku selama delapan tahun, terhitung pada, Kamis (24/9/2026) hingga Minggu (24/9/2034).

Capaian ini menjadi bagian penting dalam perjalanan Unsulbar meningkatkan mutu dan tata kelola perguruan tinggi. Di balik capaian tersebut, terdapat proses panjang yang melibatkan berbagai unsur di lingkungan Unsulbar.

Ketua Tim Akreditasi Unsulbar, Dr Ritabulan, S Hut M Si, menjelaskan bahwa proses akreditasi diawali dengan pembentukan tim melalui Surat Keputusan (SK) Rektor. Tim tersebut ditetapkan sejak November 2024 dan mulai efektif bekerja pada pertengahan 2025, dengan tahapan mulai dari pengumpulan dan penyusunan dokumen hingga persiapan menghadapi proses asesmen. Hal itu disampaikannya saat diwawancarai tim Unsulbar News pada, Rabu (7/10/2026).

Menurut Dr Ritabulan, S Hut M Hut, seluruh proses tersebut berlangsung sejak 2025 dan membutuhkan waktu lebih dari satu tahun hingga Unsulbar akhirnya memperoleh status terakreditasi.

“Cukup panjang prosesnya karena sesuai arahan Pak Rektor semua harus dipersiapkan karena ingin memberikan yang terbaik untuk universitas dan juga sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik,” ujarnya.

Ia menuturkan bahwa masa akreditasi Unsulbar sebelumnya sempat akan berakhir sehingga Unsulbar harus menunggu antrean penjadwalan dari BAN-PT. Untuk menjembatani hal tersebut, BAN-PT menerbitkan surat perpanjangan akreditasi hingga 2027 pada 19 Mei 2026.

“Sebenarnya akreditasi kita berakhir Mei 2026 ini, sementara itu kita menunggu antrean dari BAN-PT, sehingga per tanggal 19 Mei 2026 terbit surat perpanjangan akreditasi sampai tahun 2027. Akhirnya sebelum tahun 2027 kita sudah dapat jadwal visitasi dari BAN-PT,” ungkapnya.

Harapan untuk Alumni dan Unsulbar ke Depan

Setelah memperoleh status terakreditasi, Dr Ritabulan berharap sertifikat akreditasi tersebut dapat memberikan manfaat bagi para alumni, khususnya dalam memenuhi persyaratan ketika memasuki dunia kerja.

“Harapannya untuk alumni, dengan adanya sertifikat akreditasi ini dapat digunakan untuk persyaratan masuk di dunia kerja,” tuturnya.

Menurutnya, capaian tersebut juga menjadi tantangan baru bagi Unsulbar untuk terus melakukan peningkatan dan perbaikan mutu secara berkelanjutan. Status terakreditasi yang telah diraih bukan akhir dari proses, melainkan tanggung jawab untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas perguruan tinggi.

“Harapannya ke depan, setelah diraih sertifikat ini, bagaimana peningkatan dan perbaikan mutu ke depan. Itu menjadi PR,” tambahnya.

Ia menyebutkan bahwa saat ini Unsulbar terus mendorong seluruh program studi untuk meningkatkan status akreditasinya menuju unggul. Upaya tersebut menjadi bagian dari target jangka panjang Unsulbar untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul.

“Sekarang semua prodi kita dorong untuk menuju unggul karena kita berharap ke depan Unsulbar bisa unggul. Namun, untuk mencapai itu semua, prodi yang ada di dalamnya kita harus dorong dulu untuk mencapai unggul,” tutupnya.

Dengan diraihnya status terakreditasi dari BAN-PT, Unsulbar membuktikan komitmennya dalam menjaga mutu dan tata kelola perguruan tinggi. Capaian ini menjadi modal awal bagi Unsulbar untuk terus berbenah, sekaligus menjadi bekal bagi para alumni dalam menghadapi dunia kerja. Ke depan, perjuangan seluruh program studi menuju akreditasi unggul akan menjadi langkah berikutnya dalam mewujudkan Unsulbar sebagai perguruan tinggi yang unggul.

Editor: Nurzahira

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok