Kuliah Umum Teknik Sipil Unsulbar Jembatani Kesenjangan Kampus dan Dunia Kerja

Suasana setelah kuliah umum dan sesi foto bersama mahasiswa tekhnik sipil. Sumber Foto: Dokumentasi Panitia

Penulis: Paldi

Unsulbar News, Majene – Program Studi (Prodi) Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menggelar kuliah umum di Gedung Teater Unsulbar pada, Jumat (23/10/2026).

Kuliah umum ini mengusung tema “Pengembangan Kompetensi Mahasiswa Teknik Sipil dalam Menghadapi Tantangan Dunia Kerja dan Perkembangan Teknologi Berkelanjutan”. Kegiatan berlangsung pukul 08.00-12.00 WITA secara hybrid. Kuota tatap muka dibatasi 100 orang untuk menjaga efektivitas diskusi, sementara peserta yang terkendala jarak dan waktu difasilitasi melalui Zoom.

Ketua Tim Penyelenggara, Dr Ir Milawaty Waris S T M T, menjelaskan bahwa acara ini bertujuan menjembatani pemahaman akademis dengan kebutuhan praktis dunia kerja. Menurutnya, perkembangan pesat di bidang konstruksi, keselamatan kerja, dan regulasi menuntut lulusan untuk tidak sekadar mengandalkan ijazah.

“Kami ingin membekali mahasiswa dengan wawasan praktis dan urgensi sertifikasi profesi. Lulusan harus memiliki kompetensi terstandar secara nasional agar siap bersaing sejak hari pertama kelulusan,” ungkapnya.

Untuk memberikan pemahaman yang komprehensif, kuliah umum ini menghadirkan perwakilan Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Barat, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P3M, dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Ketiga pemateri memberikan gambaran lengkap, mulai dari kebutuhan tenaga kerja daerah hingga tata cara uji kompetensi.

Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi Dinas PUPR Sulbar, M Afandi Fahrizal S T, mengapresiasi inisiatif ini. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk menggali potensi mahasiswa Teknik Sipil Unsulbar.

Afandi mengungkapkan bahwa kompetensi di Sulbar, khususnya di bidang gedung dan pengairan, sangat menjanjikan. Karena itu, Dinas PUPR berencana memprogramkan kembali sertifikasi tenaga ahli serta membuka peluang magang bagi mahasiswa Unsulbar.

“Saya harap mahasiswa bisa lebih giat menggali potensi diri sejak di kampus, agar benar-benar siap dan mampu bersaing saat terjun ke lapangan kerja nanti,” pesannya.

Sebagai tindak lanjut, panitia telah merencanakan sejumlah agenda lanjutan, meliputi pelatihan dan uji kompetensi bersama LSP dan BNSP, pendampingan penyusunan portofolio, serta penguatan sinergi antara pihak kampus, pemerintah daerah, dan asosiasi profesi.

Melalui kuliah umum ini, Prodi Teknik Sipil Unsulbar berharap mahasiswa semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja dengan bekal kompetensi yang terstandar dan relevan dengan kebutuhan industri konstruksi.

Editor: Nurzahira

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok